Dukungan juga datang dari Wakil Menteri HAM RI Mugiyono, Kadin Jepara, Himki DPD Jepara Raya, serta sejumlah pelaku industri mebel lokal. Hal ini menunjukkan kesiapan semua pihak untuk menyukseskan acara yang akan dilaksanakan pada akhir bulan ini.
Wakil Ketua Yayasan Peluk, Sutarya, menegaskan pentingnya dukungan masyarakat. “Program ini perlu mendapatkan dukungan semua pihak agar ukir yang telah menjadi soko guru perekonomian daerah tetap bisa bertahan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Yayasan Peluk, Suyoto menyampaikan, para peserta lomba akan mendapatkan penghargaan berupa piagam, tropy, dan uang pembinaan.
“Untuk lomba ukir dan lomba mewarnai motif ukir pelajar di samping piagam dan tropy juga disediakan uang pembinaan tiap kategori sebesar Rp. 4,1 juta. Sedangkan untuk lomba Cipta Karya Cinderamata total hadiah adalah Rp. 7,5 juta,” terangnya.
Pelaksanaan Hari Ukir Jepara 2025 diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat pelestarian budaya ukir dan semakin memperkuat identitas Jepara sebagai Kota Ukir. (oka/gih)










