Jepara  

Manajemen Persijap Ingin Kelola Stadion GBK dan Kamal Junaidi, Ini Respon Pemkab

SUASANA: Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) saat malam hari, Rabu (27/8). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng– Rencana besar Manajemen Persijap Jepara untuk mengelola Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) dan Stadion Kamal Junaidi belum bisa terwujud dalam waktu dekat. Pemkab Jepara menegaskan masih perlu melakukan kajian mendalam sebelum mengambil keputusan final.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara, Ary Bachtiar mengatakan, keinginan Laskar Kalinyamat itu sebenarnya sudah ditanggapi positif. Namun, Pemkab tetap menekankan pentingnya kehati-hatian.

“Pengelolaan GBK kemudian pengelolaan Kamal Junaidi keduanya ingin dikelola Persijap Jepara,” ujar Ary, Kamis (28/8).

Ary menyampaikan, Pemkab telah menyodorkan dua opsi kerja sama kepada Persijap, yakni sistem sewa selama lima tahun atau skema Kerja Sama Pengelolaan (KSP) hingga 30 tahun. Dari tawaran itu, manajemen Persijap memilih opsi KSP 30 tahun. Meski begitu, pembahasan detail antara Pemkab dan manajemen klub belum dilakukan.

“Perlu dikaji karena kami belum bertemu secara khusus membahas ini dengan Persijap Jepara. Ini sudah disampaikan dengan Persijap dengan pola pengelolaan ini,” jelasnya.

Menurutnya, Pemkab tidak ingin gegabah mengingat pengelolaan aset negara memiliki risiko besar. “Untuk pengelolaan aset negara ini tidak semudah apa yang dipikirkan. Kami sudah memberikan dua opsi sewa atau KSP,” tambahnya.

Ia menegaskan, pada prinsipnya Pemkab Jepara mendukung bila pengelolaan diserahkan ke pihak ketiga.

“Kalau dari sisi pemerintah kami senang dikelola pihak ketiga, karena perawatan dan pengelolaan jadi tanggung jawab pihak ketiga. Selama ini pengelolaan cukup berat di kami. Harapannya kalau dipihak ketigakan akan lebih baik. Kami hati-hati karena banyak kasus yang disalahgunakan,” tuturnya.