Pati  

187 Juta Terkumpul, Warga Pati Berangkat 10 Bus Demo di KPK

SUASANA: Tampak warga sedang berada di Posko donasi yang digalang Masyarakat Pati Bersatu, Minggu (31/8/25). (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Ratusan Warga Kabupaten Pati berangkat demo ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Minggu (31/8/25). Mereka berangkat dengan menggunakan 10 bus.

Peserta aksi yang ikut ke KPK ini tidak dipungut biaya. Semua biaya akomodasi demo tersebut dari hasil donasi yang digalang Aliansi Masyarakat Pati Bersatu.

Di hari terakhir donasi ditutup, total donasi yang terkumpul mencapai Rp 187 juta. Jumlah tersebut didapatkan dalam kurun waktu beberapa hari sejak posko yang berada di depan Kantor Bupati Pati dibuka pada Selasa (19/8).

Koordinator aksi, Teguh Istyanto mengucapkan terimakasih kepada donatur yang telah ikut memberikan donasi. Ia menyebut donasi ini akan digunakan untuk menyalurkan aspirasi masyarakat Kabupaten Pati.

“Donasi totalnya 187 juta. Kami ucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah membantu kami. Memang apa daya kami sebagai rakyat biasa, mau ke Jakarta menyampaikan aspirasi untuk memperjuangkan Kabupaten Pati supaya Kabupaten Pati nyaman, tentram tanpa pemimpin yang arogan yang menindas rakyat,” katanya.

Teguh menyebut donasi yang diberikan masyarakat Bumi Mina Tani ini akan digunakan sebaik-baiknya. Tujuannya yakni untuk membiayai demo di KPK.

“Kita berusaha dicukup-cukupkan karena itu amanah. Donasi ini khusus untuk kita pergi ke Jakarta. Tidak ada yang lain. Pengeluaran sudah. Sudah kita alokasikan semua. Sampai tadi pagi sudah ada pengeluaran,” pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, Masyarakat Pati Bersatu menggelar aksi demo KPK, hari ini (1/9/25). Tuntutannya yakni mendesak KPK untuk menetapkan Sudewo sebagai tersangka dalam dugaan kasus Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). (lut/fat)