KENDAL, Joglo Jateng – Puluhan ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Kendal terlihat antusias mengikuti Pelatihan Olahan Pangan Berbahan Dasar Lokal Kendal. Tak hanya belajar memasak, mereka juga dibekali pengetahuan baru tentang digital marketing untuk memasarkan produk secara online.
Pelatihan yang digelar di Aula Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kendal, menghadirkan Malrani Ayu Oktavia, peserta Master Chef Indonesia ke-12 asal Boja. Para peserta diajari membuat kukis berbahan tepung pisang sebagai contoh pemanfaatan potensi lokal.
Kepala DPP Kendal, Pandu Rapriat Rogojati menjelaskan bahwa pelatihan ini sengaja difokuskan pada bahan pangan lokal, seperti pisang, singkong, dan jagung. “Tujuannya untuk mengangkat potensi wilayah masing-masing agar lebih bernilai jual,” kata Pandu, belum lama ini.
Peserta juga mendapat materi digital marketing. Mulai dari cara membuat konten menarik hingga strategi pemasaran produk. Kegiatan ini merupakan program dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Peserta yang terlibat berasal dari wilayah kecamatan penghasil tembakau, masing-masing tiga orang per kecamatan.
Chef Malrani Ayu menegaskan bahwa kreativitas dan pemasaran digital adalah kunci keberhasilan ibu-ibu KWT dalam mengembangkan usaha rumahan.
“Sekarang bukan hanya bisa membuat makanan dari bahan lokal, tapi juga belajar jadi konten kreator untuk mempromosikan produk di era digital,” katanya. (ags/adf)










