Sebelumnya, warga Kedungmalang terlebih saat musim kemarau memang kerap mengalami kekurangan air bersih. Warga menggantungkan air bersih dari droping air pemerintah. Mereka juga membeli air dari pedagang air keliling untuk memenuhi kebutuhan harian.
Sumarni (50), warga RT 5 RW 3 Desa Kedungmalang, bercerita bahwa selama hampir setahun, jaringan PDAM di rumahnya tidak mengalir dengan baik. “Sudah beberapa hari ini mengalir lancar, terima kasih Pak Bupati,” ucapnya.
Meski demikian, menurut Sumarni air PDAM yang sudah mengalir belum sepenuhnya jernih. Ia berharap suplai air ke rumah warga lebih lancar dan layak pakai.
Terkait hal itu, Bupati memerintahkan jajaran PDAM segera menindaklanjuti permintaan tersebut.
Sebelumnya, PDAM Tirta Jungporo memang diinstruksikan untuk membenahi saluran air ke wilayah Kedungmalang. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa berkurangnya debit air disebabkan oleh sedimentasi dan korosi pada sejumlah pipa distribusi.
“Masih banyak jaringan yang menggunakan besi dan kena korosi, ini kita rencanakan untuk diganti,” jelas Zamroni.
Zamroni menambahkan, perbaikan juga mencakup penggantian sand filter di Bendung Bongpes yang telah habis. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab masalah seperti yang dialami Sumarni dan warga sekitarnya.
“Kita harapkan seluruh perbaikan dapat selesai dalam waktu satu bulan ke depan,” tandasnya. (oka/gih)










