Jepara  

Respons Cepat Bupati Jepara: Usai Terima Laporan Warga, Saluran Air di Kedungmalang Diperbaiki

PANTAU: Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama jajarannya saat meninjau Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Rabu (1/10) sore. (HUMAS/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Krisis air yang menimpa warga Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, telah menjadi hal lumrah. Tiap hari drum berukuran 120 liter harus berjejer di depan rumah, lantaran menunggu kiriman air bersih dari truk tangki PDAM Jepara.

Meski jaringan PDAM sudah masuk 20 tahun lalu, warga setempat jarang menggunakan karena air yang jarang mengalir. Warga terpaksa menunggu kiriman, bahkan harus membeli air.

Bupati Jepara Witiarso Utomo meninjau secara langsung jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jungporo di Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Rabu (1/10) sore.

Bupati didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Tirta Jungporo Zamroni Lestiaza, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan Farikhah Elida, serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Bupati menyampaikan, kegiatan turun lapangan ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat Desa Kedungmalang mengenai sekitar 80 sambungan rumah (SR) PDAM yang tidak berfungsi.

“Alhamdulillah hari ini sudah mengalir. Bahkan sudah beberapa hari sebelumnya,” ujar bupati.

Mas Wiwit sapaannya mengatakan, dalam satu bulan ke depan seluruh saluran PDAM di Desa Kedungmalang diharapkan dapat berfungsi lebih lancar.

Bupati juga menargetkan pemasangan sekitar 240 SR baru agar masyarakat tidak kembali mengalami krisis air, terlebih saat musim kemarau.