Sementara itu, Plt Kepala SMK Negeri 1 Kudus, Aries Budiyono menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia menyebut, keberadaan media pembelajaran interaktif sangat membantu guru dan siswa dalam proses belajar mengajar.
”Alhamdulillah kami mendapat bantuan dari Pak Menteri. Ini luar biasa sekali dan sangat bermanfaat. Media interaktif ini mempermudah guru dalam mengajar dan membuat siswa lebih mudah memahami materi,” katanya.
Ia menjelaskan, perangkat tersebut sementara difokuskan penggunaannya di kelas XII untuk kegiatan pembelajaran utama. Menurutnya, pembelajaran dengan media digital membuat suasana kelas menjadi lebih menarik dan interaktif.
”Anak-anak sangat antusias. Mereka bisa langsung berinteraksi dengan materi pelajaran tanpa harus menulis terlalu banyak. Hasil pembelajaran juga bisa disimpan dan dibagikan melalui media sosial,” imbuhnya.
SMK Negeri 1 Kudus saat ini memiliki 1.587 siswa dengan 45 rombongan belajar. Aries berharap, ke depan lebih banyak kelas dapat menggunakan teknologi serupa agar semua siswa bisa merasakan manfaatnya.
”Teknologi ini membantu kami menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Pembelajaran yang menyenangkan dan relevan akan membuat anak-anak lebih semangat belajar,” pungkasnya. (adm/fat)










