SMA 2 Bae Usung Semangat Sportivitas & Kreativitas di HUT ke-43

MERIAH: SMA Negeri 2 Bae Kudus merayakan hari ulang tahun ke-43 dengan pelbagai kegiatan, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Mengusung tema United in Spirit, Shining in Achievement, SMA Negeri 2 Bae Kudus merayakan hari ulang tahun ke-43 dengan pelbagai kegiatan. Perayaan ini berlangsung dari 6 hingga 9 Oktober 2025 dan diisi dengan lomba internal, kegiatan edukatif, serta kompetisi olahraga terbuka untuk umum.

Kepala SMA Negeri 2 Bae Kudus, Puji Rahayu mengungkapkan peringatan HUT tahun ini menghadirkan sesuatu yang istimewa. Yaitu kembalinya Daba Volley Competition, ajang bola voli yang sempat vakum sejak 2017. Hal itu selaras dengan sekolah yang memiliki Kelas Khusus Olahraga (KKO).

“Kami sekolah olahraga, KKO, dan ikon kami memang bola voli. Prestasi anak-anak luar biasa, sudah sampai tingkat nasional. Karena itu, tahun ini kami hidupkan lagi kompetisi voli antar sekolah,” ujar Puji.

Selain lomba voli, kegiatan internal sekolah juga berlangsung meriah dengan berbagai kompetisi. Mulai dari lomba kebersihan kelas, mading, digital poster, storytelling, dan komik digital. Termasuk lomba Senam Anak Indonesia Hebat antar kelas sebagai wujud dukungan program pemerintah.

Bagi Puji, rangkaian kegiatan HUT yang berlangsung selama empat hari itu bukan berarti siswa berhenti belajar. Tetapi momentum untuk menumbuhkan nilai gotong royong, solidaritas, serta rasa tanggung jawab.

“Saya tidak menilai anak-anak libur belajar. Pembelajaran tidak harus di dalam kelas. Justru di sinilah nilai-nilai gotong royong, tanggung jawab dan solidaritas termasuk kompetensi siswa itu tumbuh,” tuturnya.

Kalau anak-anak lomba, lanjut Puji, para guru juga tetap mendampingi agar kegiatan berjalan aman dan tertib. Bukan berarti tidak ada pelajaran, justru tugas guru lebih berat, harus absen dan mengawasi kegiatan.

Pada kesempatan ini, pihak sekolah memanfaatkan waktu ini untuk meningkatkan kompetensi guru melalui kegiatan In House Training (IHT). Melalui IHT, para guru belajar tentang koding, Kecerdasan Artifisial, dan pembelajaran mendalam.

Puncak perayaan yang berlangsung pada Kamis (9/10) diisi dengan doa bersama, bazar ekstrakurikuler, serta penampilan seni siswa. Melalui momentum ini, Puji berharap seluruh warga sekolah semakin bangga dan percaya diri terhadap almamaternya.

“Saya selalu bilang ke anak-anak, sekolah ini milik kita. Jadi harus bangga, harus berani menunjukkan yang terbaik. Sehingga harapannya anak-anak selalu mengukir kebaikan dan terus semangat untuk berprestasi,” harapnya. (mhd/fat)