JEPARA, Joglo Jateng– Ikhtiar untuk mengangkat seni ukir Jepara ke panggung nasional dan internasional, tengah dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Jepara. Melalui pertemuan antara Bupati Jepara, Witiarso Utomo dengan Kementerian Kebudayaan (Kemenkebud) di Kantor Kemenkebud, Jakarta, Selasa (14/10), Pemkab mengupayakan penyelenggaraan pameran tunggal seni ukir Jepara bertaraf global.
Bupati didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia Sridana Paminto, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ali Hidayat, serta Ketua Himpunan Kerajinan Indonesia Jepara Hendra Sasmita.
Bupati Jepara, mengatakan pameran tersebut akan menjadi ruang glorifikasi seni ukir Jepara, yang tidak sekadar menampilkan kerajinan, melainkan karya seni yang memiliki nilai historis panjang.
“Kami ingin menampilkan sejarah panjang ukiran Jepara, termasuk motif Ratu Kalinyamat dan R.A. Kartini, sekaligus karya-karya kontemporer,” kata dia.
Melalui kegiatan pameran ini diharapkan seni ukir dapat mendongkrak ekonomi, budaya, dan sejarah Jepara. Pameran direncanakan menyajikan ragam karya, mulai dari instalasi kayu, kanvas, furnitur, hingga patung dengan tema ukir khas Jepara.
Salah satu karya yang disiapkan adalah ukiran monumental Ratu Kalinyamat dan ragam ukir kontemporer khas Jepara. Tak hanya itu, beragam kesenian Jepara juga akan ditampilkan dalam kegiatan pameran tersebut.










