Lawan Abrasi dan Rob, 18.040 Mangrove dan Cemara Laut Ditanam di Pesisir Semarang

Jaga Pantai, Jaga Rumah Sendiri

Dirinya juga menyoroti ancaman penurunan tanah (land subsidence) di Semarang yang berpadu dengan kenaikan muka air laut yang memperparah banjir rob di wilayah pesisir. Melalui program Mageri Segoro, Agustina mengajak seluruh pihak ikut menanam pohon sebagai pagar alami kota.

“Dengan program Mageri Segoro ini, kita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memagari laut dengan cara yang paling alami, yaitu dengan menanam pohon,” jelasnya.

Namun, menurutnya, upaya penanaman saja tidak cukup tanpa diikuti kebijakan berkelanjutan.

“Penanaman pohon tidak cukup, harus dilengkapi langkah ekologis lain termasuk berbagai macam kebijakan teknis dan sosial. Dengan membangun budaya cinta lingkungan hidup, dengan membangun budaya cinta menanam pohon, karenanya kita kerjakan ulang, kita monitor ulang program untuk menanam satu orang satu pohon minimal setiap tahunnya,” tegas Agustina.

Kegiatan di Kota Semarang mendapat dukungan dari 26 perusahaan melalui program CSR. Di antaranya PT Indofood Noodle, PLN, Pertamina, PT Sido Muncul, PT PHAPROS, PT Kubota, PT Victoria Care, dan PT Kawasan Industri Wijayakusuma dan perusahaan lain.

Total sebanyak 18.040 bibit pohon mangrove dan cemara laut ditanam di berbagai titik pesisir, termasuk Pantai Baruna, Pantai Tirang, Pantai KIW, Trimulyo, dan Mangunharjo. (hms/adf)