Realisasi Investasi Jateng Turun Rp 3 Triliun di Triwulan III, Imbas Demo? Ini Kata DPMPTSP

Kepala DPMPTSP Jawa Tengah, Sakina Rosellasari. (LU'LUIL MAKNUN/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Realisasi investasi di Jawa Tengah pada Triwulan III tahun 2025 tercatat sebesar Rp20,55 triliun. Angka tersebut menurun sekitar Rp3 triliun dibandingkan capaian pada Triwulan II yang mencapai Rp 23,73 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari menjelaskan bahwa penurunan ini terjadi pada investasi asing (PMA) maupun investasi dalam negeri (PMDN).

“Ada penurunan PMA dan PMDN dari Triwulan II sebesar Rp 23,73 triliun, dan di Triwulan III Rp 20,55 triliun,” ujar Sakina di kantornya, Selasa (21/10/2025).

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penurunan tersebut bukan disebabkan oleh dampak aksi demonstrasi yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. Menurutnya, jumlah proyek investasi justru mengalami kenaikan.

“Kalau imbasnya kami melihat di jumlah proyek investasi naik dari Triwulan II ke Triwulan III. Jawa Tengah ini banyak proyek investasi di sektor padat karya dengan nilai investasi kecil. Jadi kalau imbas demo dan sebagainya, Insyaallah tidak berpengaruh signifikan,” ungkapnya.

Secara kumulatif, realisasi investasi di Jawa Tengah sepanjang tahun 2025 telah mencapai Rp 66,13 triliun, atau sekitar 84,4 persen dari target tahunan sebesar Rp 78,3 triliun.

“Ini luar biasa, menunjukkan bahwa Jawa Tengah tetap menjadi lokasi investasi terbaik dengan kontribusi PMA dan PMDN yang seimbang,” tambah Sakina.