KUDUS, Joglo Jateng — Upaya memperkuat daya saing ekonomi lokal terus dilakukan melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satunya dilakukan oleh Ikatan Cendekiawan Muda Akuntansi (ICMA) yang menggelar pelatihan bertema UMKM Mandiri Finansial Menuju Sukses Melalui Akuntansi Digital di Aula Gereja Katolik Paroki Redemptor Mundi, Surabaya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Tujuannya, membantu para pelaku UMKM meningkatkan kemampuan dalam mengelola keuangan secara modern dan transparan dengan memanfaatkan teknologi digital.
Para peserta yang merupakan pelaku UMKM binaan Paroki Redemptor Mundi tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka diajak berdiskusi dan berlatih langsung bagaimana menerapkan sistem pencatatan berbasis aplikasi digital agar mampu menyusun laporan keuangan yang akurat, mudah dipantau, dan efisien.
Triana Zuhrotun Aulia dari Universitas Muhammadiyah Tangerang, menyampaikan bahwa akuntansi digital menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan usaha kecil di tengah perubahan zaman.
“UMKM harus mulai beradaptasi. Dengan sistem digital, pengelolaan keuangan bisa dilakukan lebih cepat, transparan, dan meminimalisir kesalahan pencatatan,” ujarnya.










