PATI, Joglo Jateng — Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan Posyandu Anak Sekolah yang diselenggarakan di Hotel New Merdeka, Pati. Agenda ini turut dihadiri oleh seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pati dan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) sektor kesehatan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Atik memaparkan materi bertajuk “Langkah Strategis Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pati dalam Peningkatan Kunjungan Posyandu Bidang Kesehatan di Semua Siklus Hidup”. Ia menegaskan bahwa jangkauan layanan Posyandu kini mencakup seluruh fase kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, anak pra-sekolah, remaja, dewasa, hingga lansia.
Fokus pada Posyandu Remaja
Atik memberikan perhatian khusus pada upaya peningkatan kunjungan Posyandu bagi kelompok remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Ia menyoroti tantangan teknis di lapangan, di mana jadwal pelaksanaan Posyandu kerap berbenturan dengan jam belajar mengajar, sehingga partisipasi remaja menjadi kurang maksimal.
“Tadi dibahas secara mendalam mengenai pengambilan waktu yang tepat untuk pelaksanaan Posyandu anak sekolah, agar tidak mengganggu aktivitas belajar mereka namun tetap mendapatkan layanan kesehatan,” jelas Atik.
Rumuskan Solusi Penjadwalan
Diskusi interaktif antara Tim Pembina Posyandu, para Kepala Puskesmas, dan stakeholder terkait akhirnya menghasilkan sejumlah rumusan solusi. Kesepakatan ini berfokus pada penyesuaian jadwal dan strategi jemput bola guna mendongkrak partisipasi siswa dalam kegiatan Posyandu.
Atik berharap hasil rapat koordinasi ini dapat segera diterapkan secara konsisten di seluruh wilayah Kabupaten Pati. Langkah ini dinilai krusial untuk memperkuat layanan kesehatan dasar bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, tadi sudah dirapatkan dan didiskusikan hal-hal yang perlu diambil solusinya. Semoga Posyandu di Kabupaten Pati segera melaksanakan Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) serta dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” pungkasnya. (hms/rds)










