REMBANG, Joglo Jateng – Menjelang puncak arus mudik dan libur Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 (Nataru), faktor keselamatan transportasi menjadi prioritas utama. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Rembang bersama jajaran Kepolisian menggelar Ramp Check atau uji kelaikan kendaraan di Terminal Rembang.
Kegiatan ini menyasar bus pariwisata serta bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) yang melintas di wilayah Rembang. Langkah ini diambil guna memastikan keamanan penumpang selama Operasi Lilin Candi 2025 berlangsung.
Sopir Wajib Tes Urine, Armada Dicek Menyeluruh
Kepala Dishub Rembang, Drupodo, menjelaskan bahwa pemeriksaan tidak hanya menyasar fisik kendaraan, tetapi juga kondisi pengemudi. Menggandeng Dinas Kesehatan Provinsi, petugas melakukan tes urine dengan enam indikator, termasuk narkotika dan kesehatan umum.
“Pemeriksaan ini penting untuk memastikan pengemudi dalam kondisi prima dan bebas narkoba saat mengangkut penumpang,” tegas Drupodo.
Sementara untuk fisik kendaraan, pengecekan meliputi kondisi ban, fungsi rem, lampu, hingga kelengkapan administrasi seperti STNK dan surat uji KIR. Bus pariwisata mendapat sorotan khusus mengingat prediksi lonjakan wisatawan di akhir tahun.
“Tahun lalu ada 11 kendaraan yang lolos uji. Harapannya, kepatuhan tahun ini meningkat demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Antisipasi Macet di Jalur Wisata Pantai
Selain kelaikan kendaraan, Dishub Rembang juga memetakan titik rawan kemacetan, khususnya di akses menuju destinasi wisata pantai seperti Pantai Indah Layur, Punjulharjo, Caruban, dan Pantai Wates.
“Kami sudah menyarankan pengelola wisata untuk menyediakan lahan parkir memadai agar kendaraan tidak meluber ke jalan utama dan menyebabkan macet di jalur Pantura,” ujar Drupodo.
Terkait arus lalu lintas di terminal, Dishub belum mencatat lonjakan penumpang yang signifikan. Kenaikan diprediksi baru akan terjadi saat masa libur sekolah dimulai.
Waspada Cuaca Ekstrem Februari
Dishub juga mengingatkan pengguna jalan untuk mewaspadai faktor cuaca. Berdasarkan informasi BPBD, potensi hujan dan dampak hidrometeorologi diperkirakan meningkat, terutama memasuki bulan Februari.
Untuk pengamanan terpadu, personel gabungan akan menempati Pos Terpadu Alun-alun Rembang dan Pos Pelayanan Alun-alun Lasem mulai 23 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Sementara itu, apel gelar pasukan kepolisian akan dimulai pada 20 Desember.
“Kami mengimbau pengguna jalan mematuhi aturan lalu lintas dan memastikan kendaraan laik jalan. Keselamatan adalah prioritas utama,” pungkasnya.(uma/fat)










