Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkab Pemalang Siagakan 3.000 Relawan Bencana

Apel Kesiapsiagaan Bencana, di Halaman Pendopo Kabupaten Pemalang
SUASANA: Apel Kesiapsiagaan Bencana, di Halaman Pendopo Kabupaten Pemalang, belum lama ini. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang bergerak cepat merespons potensi bencana hidrometeorologi yang diprediksi tinggi oleh BMKG di wilayah Jawa Tengah. Bersinergi dengan TNI, Polri, PMI, dan berbagai elemen masyarakat, Pemkab resmi menyiagakan 3.000 orang sukarelawan bencana.

Langkah strategis ini ditandai dengan Apel Kesiapsiagaan Bencana yang digelar di Pendopo Kabupaten Pemalang, Rabu (17/12/2025). Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak, terutama para relawan yang hadir dan siap sedia menghadapi potensi bencana di musim penghujan ini.

Menurut Bupati, ribuan personel yang disiagakan terdiri dari relawan desa dan kecamatan, PMI, Satpol PP, Damkar, TNI, Polri, Basarnas, serta unsur terkait lainnya.

Anom menegaskan bahwa sesuai dengan peta rawan bencana yang dirilis BMKG, pemerintah daerah wajib bersikap proaktif. Meskipun harapan bersama adalah tidak terjadi bencana, namun penyiagaan elemen penanganan harus tetap dilakukan secara maksimal. Tujuannya agar ketika terjadi situasi darurat, tim gabungan dapat langsung terjun ke lokasi untuk meminimalisir dampak.

Solidaritas untuk Korban Bencana Sumatra

Selain fokus pada kesiapsiagaan lokal, Pemkab Pemalang juga menunjukkan kepedulian terhadap bencana yang melanda wilayah lain. Pada kesempatan yang sama, Bupati menyerahkan secara simbolis bantuan dari masyarakat dan Pemkab Pemalang untuk warga Sumatra yang menjadi korban banjir bandang.

Total bantuan yang disalurkan mencapai ratusan juta rupiah. Rinciannya, sumbangan yang dihimpun dari masyarakat sebesar Rp 520 juta, ditambah dengan bantuan keuangan dari kas Pemkab sebesar Rp 300 juta.

Sebelum bantuan dana ini diserahkan, Pemkab Pemalang tercatat juga telah mengirimkan tim relawan ke lokasi bencana di Sumatra. Mereka bertugas langsung di lapangan untuk membantu penanganan korban terdampak.

Anom berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban. Menurutnya, ini adalah bagian dari doa dan solidaritas warga Pemalang agar kondisi di Sumatra segera membaik dan pulih seperti sedia kala. (fan/adf)