Jepara  

Libur Tahun Baru, Ribuan Wisatawan Padati Pantai Bandengan Jepara

Ribuan wisatawan memadati kawasan Pantai Bandengan Jepara saat libur tahun baru 2026.
BAHAGIA: Pengunjung saat bermain air di wisata Pantai Bandengan, Kamis (1/1). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Libur awal tahun 2026 dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Salah satu destinasi yang ramai diserbu pengunjung adalah Pantai Bandengan di Kabupaten Jepara, Kamis (1/1/2026).

Sejak pagi hari, kawasan wisata andalan Pemerintah Kabupaten Jepara itu sudah dipadati wisatawan dari berbagai daerah. Pengunjung terdiri dari beragam usia, mulai dari balita yang bermain pasir, anak-anak, remaja, hingga orang tua yang menikmati suasana laut.

Manajer Pantai Bandengan Jepara, Arif Junaidi mengatakan, jumlah wisatawan pada libur tahun baru kali ini terbilang cukup tinggi, terutama pada pagi hingga siang hari. Mayoritas pengunjung didominasi warga lokal Jepara dan masyarakat dari sejumlah kabupaten di Jawa Tengah.

“Hingga pukul 12.00 WIB tadi, sudah tercatat sekitar 2.500 orang yang masuk kawasan pantai. Harapannya sampai sore nanti bisa mencapai target tersebut (5 ribu pengunjung),” ujar Arif Junaidi.

Siagakan Petugas Gabungan

Arif menyebut, antusiasme wisatawan tetap tinggi meski cuaca didominasi hujan dalam beberapa hari terakhir. Guna menjamin keselamatan pengunjung, pihak pengelola menggandeng sejumlah instansi terkait untuk pengamanan.

Tim gabungan tersebut terdiri dari Polisi Air dan Udara (Polair), kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga tenaga medis dari puskesmas setempat. Selain itu, tim SAR internal dari pengelola pantai juga disiagakan di beberapa pos pengamanan.

“Semua petugas kami siapkan dan standby di pos masing-masing. Jika kondisi cuaca kurang baik, pengunjung akan kami ingatkan agar tidak bermain terlalu ke tengah laut,” jelasnya.

Pengelola juga menetapkan batas waktu kunjungan hingga pukul 17.00 WIB. Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga keamanan, terutama mengantisipasi perubahan cuaca dan gelombang laut yang meningkat di sore hari.

“Batas waktu close pengunjung sampai jam 5 sore. Tapi kalau cuaca kurang baik akan kita peringati untuk tidak bermain ke tengah pantai dan close lebih awal,” pungkasnya. (oka/gih)