Jepara  

Cegah Informasi Menyesatkan, Diskominfo Minta Pelajar Jepara Pahami Cara Kerja Algoritma

Kepala Diskominfo Jepara Budhi Sulistyawan memberikan sambutan pada pelatihan digital di SMK Islam Tsamrotul Huda, Selasa (6/1).
PAPARAN: Kepala Diskominfo Jepara Budhi Sulistyawan saat membuka pelatihan komputer gratis bersertifikat di SMK Islam Tsamrotul Huda, Desa Kecapi, Selasa (6/1). (HUMAS/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jepara, Budhi Sulistyawan, menekankan pentingnya literasi digital yang mendalam bagi pelajar. Pesan ini disampaikan saat membuka pelatihan komputer gratis bersertifikat di SMK Islam Tsamrotul Huda, Desa Kecapi, Selasa (6/1/2026).

Di tengah derasnya arus informasi di ruang siber, penguasaan teknologi saja dinilai belum cukup. Generasi muda Jepara diminta memahami cara kerja algoritma media sosial sebagai benteng pertahanan diri agar tidak mudah terpengaruh konten negatif.

Pentingnya Memahami Algoritma

Budhi menilai, kecakapan digital di era ini menuntut kemampuan berpikir kritis. Jika pengguna media sosial tidak memahami pola penyebaran informasi, mereka rentan menjadi korban manipulasi informasi.

“Jika tidak pintar membaca algoritma dan memahami digital dengan baik, adik-adik bisa disesatkan oleh informasi,” tegas Budhi di hadapan para siswa.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa masyarakat Jepara dikenal memiliki karakter kreatif dan inovatif. Potensi ini perlu diarahkan agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman. Harapannya, keterampilan digital yang dipelajari para siswa tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga bernilai ekonomi.