SEMARANG, Joglo Jateng – Kabar melegakan bagi masyarakat yang menanti giliran ke Tanah Suci. Kuota Haji Jateng 2026 dipastikan mengalami kenaikan signifikan dengan total jemaah yang akan diberangkatkan mencapai 34.122 orang. Angka ini naik sebanyak 3.745 jemaah dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Fitriyanto dari Kantor Wilayah Kementerian Agama di Semarang, Selasa (13/1). Kenaikan kuota ini merupakan dampak positif dari perubahan kebijakan nasional terkait sistem penentuan porsi haji per provinsi.
“Tahun ini kita mendapat kuota 34.122 jemaah,” ujar Fitriyanto saat ditemui di kantornya.
Aturan Baru Berbasis Waiting List
Fitriyanto menjelaskan, lonjakan kuota ini terjadi karena pemerintah mengubah basis perhitungan. Jika sebelumnya kuota ditetapkan berdasarkan jumlah penduduk muslim, kini perhitungannya mengacu pada jumlah daftar tunggu (waiting list) riil di setiap daerah.
Jawa Tengah sendiri tercatat memiliki antrean yang sangat padat.
“Yang antre di Jawa Tengah saja itu sudah 911 ribu. Ini waiting list terbanyak kedua setelah Jawa Timur,” terangnya.
Dampak dari perubahan sistem ini sangat terasa pada masa tunggu haji. Jika sebelumnya estimasi keberangkatan jemaah Jawa Tengah mencapai 32 tahun, kini masa tunggu tersebut diseragamkan secara nasional menjadi lebih singkat.
“Sekarang dengan basis waiting list, masa tunggu kita disamaratakan menjadi 26 tahun,” jelasnya.










