Kendal  

Hujan Deras Picu Banjir di Kendal, Jalur Pantura Ikut Tersendat

Banjir yang melanda Kota Kendal menyebabkan arus lalu lintas tersendat.(Istimewa/Joglo Jateng)

 

KENDAL, Joglo Jateng – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kendal hampir seharian penuh memicu meluapnya Sungai Kendal dan menyebabkan banjir di pusat Kota Kendal, Jawa Tengah. Sedikitnya ratusan rumah warga di sepanjang aliran sungai terendam, dengan ketinggian air mencapai 70 sentimeter.

Banjir terparah terjadi di Kelurahan Pegulon dan Patukangan. Kawasan permukiman yang berada tak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Kendal ini menjadi wilayah dengan dampak paling besar. Air setinggi lutut orang dewasa masuk ke dalam rumah warga, merendam perabotan dan melumpuhkan aktivitas sehari-hari.

Luapan Sungai Kendal mulai menggenangi permukiman sejak Rabu malam, setelah hujan deras turun sejak Rabu siang hingga Kamis dini hari. Debit air sungai meningkat tajam dan tak mampu tertampung, sehingga meluber ke kawasan permukiman di sekitarnya. Warga menyebut wilayah tersebut memang kerap menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras mengguyur.

“Air masuk ke rumah, perabotan banyak yang rusak. Kalau hujan deras begini kami selalu waswas,” kata Sunarti, warga Kelurahan Pegulon, Kamis (15/1/2026).

Selain permukiman warga, banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum. Rumah Sakit Darul Istiqomah di Kaliwungu sempat tergenang, sementara beberapa sekolah terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar dan meminta siswa belajar dari rumah.