KUDUS, Joglo Jateng – Dinamika politik di Kabupaten Kudus mulai menunjukkan pergerakan menarik jelang persiapan jangka panjang kontestasi 2029. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kudus mengungkapkan adanya sejumlah kader dari partai politik lain yang mulai melirik dan menyatakan minat untuk bergabung.
Ketua DPD PSI Kudus, Antoni Alfin membenarkan fenomena tersebut. Dalam beberapa waktu terakhir, pihaknya menerima komunikasi informal dari sejumlah kader partai lain yang ingin merapat. Hal ini dinilai sebagai sinyal positif terhadap konsistensi PSI dalam membangun basis organisasi.
“Memang ada kader dari luar partai yang sudah menghubungi kami. Dari beberapa partai, seperti Gerindra, Demokrat, hingga PPP. Tapi kami tetap selektif,” ujarnya, Rabu (4/2/26).
Kejar Target Pembentukan Ranting
Meski mendapat “angin segar” dari kader eksternal, Antoni menegaskan prioritas utama saat ini adalah penguatan struktur internal. Kemenangan politik tidak hanya bertumpu pada figur, melainkan soliditas mesin partai hingga ke akar rumput (grassroot).
Saat ini, progres pembentukan struktur ranting (tingkat desa/kelurahan) di Kudus baru mencapai kisaran 20 hingga 30 persen. DPD PSI Kudus pun memberikan tenggat waktu (deadline) ketat kepada pengurus untuk merampungkannya.
“Penguatan struktur ini menjadi kunci. Arahan dari pusat juga jelas, PSI harus kuat sampai akar rumput. Itu yang sedang kami kebut sekarang,” tegas Antoni.
Pihaknya memberikan waktu dua pekan kepada jajaran pengurus untuk menyelesaikan pembentukan struktur di tingkat desa, bahkan hingga Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).
Prioritaskan Anak Muda yang Fresh
Terkait rekrutmen, Antoni mengibaratkan partai sebagai organisasi yang membutuhkan sumber daya manusia (SDM) berintegritas. PSI Kudus tetap mengutamakan kaderisasi dari internal, khususnya kalangan anak muda yang belum terkontaminasi praktik politik lama.
“Kalau bisa memang dari kader PSI sendiri, yang masih fresh dan belum pernah masuk partai lain. Tapi kami juga tidak menutup kemungkinan jika ada dari luar yang ingin bergabung, selama sejalan dan menambah kekuatan,” jelasnya.
Selain itu, PSI Kudus juga tengah mematangkan rencana Rapat Kerja Daerah (Rakerda). Agenda ini akan digelar setelah struktur ranting rampung, guna menyusun program strategis pemenangan pemilih pemula.
“PSI ini partainya anak muda. Target utama kami tetap generasi muda, karena mereka nanti yang akan menjadi pemilih dominan di 2029,” pungkasnya. (adm/fat)










