Demak  

Gelar Muscam, Golkar Demak Targetkan Tambah Kursi DPRD di Pemilu 2029

AKSI: DPD Partai Golkar Kabupaten Demak menggelar Muscam bagi Kecamatan Sayung dan Mranggen sebagai bagian dari proses konsolidasi organisasi. (ADAMNAUFALDO/JOGLO JATENG)

DEMAK, Joglo Jateng – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Demak menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) bagi Kecamatan Sayung dan Mranggen sebagai bagian dari proses konsolidasi organisasi. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal menyusun kepengurusan baru di tingkat kecamatan sekaligus merumuskan strategi politik menghadapi Pemilu 2029.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Demak, Siswanto, mengatakan Muscam merupakan amanat organisasi yang harus dilaksanakan secara berjenjang sebagai upaya memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput. Menurutnya, kepengurusan yang solid menjadi modal penting untuk menjaga kemenangan Partai Golkar pada berbagai kontestasi politik mendatang.

Ia mengungkapkan, setelah kembali dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Demak untuk lima tahun ke depan, pihaknya langsung melakukan penyegaran organisasi melalui pembentukan pengurus di seluruh tingkatan. Langkah tersebut dinilai penting agar organisasi memiliki tenaga-tenaga baru yang mampu bekerja lebih optimal di setiap wilayah.

“Musyawarah kecamatan merupakan kewajiban organisasi. Setelah kepengurusan kabupaten terbentuk, sekarang saatnya memperkuat kepengurusan di tingkat kecamatan agar mesin partai semakin solid,” ujarnya.

Siswanto menegaskan, tantangan partai ke depan tidak hanya memenangkan pemilihan presiden, pemilihan gubernur, maupun pemilihan bupati, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

Menurutnya, energi kader seharusnya lebih banyak diarahkan untuk menyelesaikan persoalan masyarakat dibandingkan menghabiskan waktu pada konflik internal partai. Karena itu, ia mengajak seluruh kader mengedepankan musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan setiap persoalan organisasi.

Ia menjelaskan, mekanisme pemilihan kepengurusan kini lebih mengutamakan proses rembuk bersama dibandingkan kompetisi internal. Cara tersebut diyakini mampu menciptakan suasana organisasi yang lebih kondusif sehingga seluruh kader dapat fokus menjalankan program kerja.

“Yang lebih penting adalah bagaimana kita bersama-sama membesarkan partai dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Persoalan internal harus selesai melalui musyawarah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Siswanto juga menyoroti hasil Pemilu Legislatif sebelumnya. Meskipun perolehan suara Partai Golkar meningkat sekitar 14 ribu suara dibanding pemilu sebelumnya, jumlah kursi di DPRD Kabupaten Demak belum mengalami penambahan.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi evaluasi bersama agar peningkatan suara pada Pemilu 2029 dapat berbanding lurus dengan bertambahnya kursi legislatif. Oleh karena itu, seluruh pengurus diminta menyusun strategi yang lebih efektif hingga tingkat desa.

Selain membahas agenda politik, Siswanto turut mengajak kader mendukung berbagai program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih. Meski mengakui adanya penyesuaian anggaran transfer ke daerah, ia menilai program-program tersebut tetap memiliki manfaat besar bagi masyarakat apabila dijalankan secara optimal.

Sementara itu, Ketua Panitia Muscam, Mahzum mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses kaderisasi yang terus dilakukan Partai Golkar. Menurutnya, regenerasi kepengurusan menjadi kunci agar partai tetap mampu mempertahankan eksistensi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan kader yang selama ini aktif membesarkan Partai Golkar di Kecamatan Sayung maupun Mranggen. Dia berharap kepengurusan baru nantinya mampu bekerja lebih maksimal dalam membangun organisasi hingga tingkat desa.

Di sisi lain, Ketua Sidang sekaligus Pengurus Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD Partai Golkar Demak, Debby, menjelaskan bahwa proses pemilihan pimpinan kecamatan dilaksanakan melalui mekanisme musyawarah mufakat sesuai petunjuk pelaksanaan organisasi.

“Sistem tersebut bertujuan memperkuat persatuan kader sekaligus memastikan ketua terpilih benar-benar memperoleh dukungan dari seluruh desa di wilayah masing-masing,” katanya.

Debby menambahkan, hasil Muscam diharapkan mampu memperkuat konsolidasi Partai Golkar menjelang Pemilu 2029. Dengan struktur organisasi yang semakin solid serta strategi yang lebih matang, Partai Golkar Demak menargetkan peningkatan jumlah kursi legislatif di seluruh daerah pemilihan sekaligus memperbesar kontribusi terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (adm/rds)