PATI, Joglo Jateng – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati akhirnya turun tangan memperbaiki kerusakan parah di Jalan Pati-Purwodadi, tepatnya di kawasan Perempatan Pentol, Desa Blaru, Kecamatan Pati. Langkah perbaikan berupa pengaspalan hotmix ini dilakukan tak lama setelah aksi protes warga yang menambal jalan tersebut menggunakan dana pribadi viral di media sosial.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo menjelaskan, pengerjaan perbaikan di lokasi tersebut sebenarnya sudah masuk dalam jadwal dinas, bahkan sebelum aksi warga menjadi sorotan publik. Namun, eksekusi di lapangan sempat tertunda karena kendala teknis dan cuaca.
“Sebenarnya kemarin mau diaspal juga, tapi penyedia AMP (Asphalt Mixing Plant) tutup. Akhirnya hari ini baru bisa kami lakukan penambalan aspal hotmix,” terang Hasto di sela-sela pemantauan lokasi, belum lama ini.
Kronologi Keterlambatan Pengerjaan
Hasto menampik anggapan bahwa pihaknya baru bergerak setelah diprotes. Ia merinci, sebelum bergeser ke Desa Blaru, tim DPUTR sedang merampungkan perbaikan di titik prioritas lain.
“Pas kejadian (viral) itu, kami baru menambal di depan Terminal Pati, di Jalan Munadi. Kemudian setelah dari Munadi, memang jadwalnya geser ke arah Pentol Blaru ini,” ucapnya.










