Warga Sempat Iuran Tambal Jalan
Sebelum alat berat dinas datang, kekesalan warga Desa Blaru memang sempat memuncak. Lantaran jalan tak kunjung diperbaiki, belasan warga berinisiatif bahu-membahu memperbaiki jalan provinsi tersebut secara swadaya.
Mereka terlihat mengangkut material penambal jalan menggunakan mobil pikap dan motor roda tiga. Lubang-lubang jalan yang membahayakan pengendara diuruk menggunakan batu dan base course, lalu diratakan menggunakan alat stamper seadanya.
Usulkan Anggaran Rp 11 Miliar
Tidak hanya melakukan penambalan sementara, DPUTR Pati juga telah menyiapkan rencana perbaikan jangka panjang untuk jalur vital tersebut. Hasto mengungkapkan, pihaknya mengusulkan perbaikan menyeluruh mulai dari Perempatan Kalianyar hingga Jalan Lingkar.
“Kami usulkan di Inpres Jalan Daerah dengan nilai usulan Rp 11 miliar. Rencananya perbaikan mulai dari perempatan Kalianyar melewati Pentol Blaru hingga Jalan Lingkar,” pungkasnya. (lut/fat/rds)










