JEPARA, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara tancap gas membenahi infrastruktur daerah. Pada 2026 mendatang, anggaran fantastis sebesar Rp 197,16 miliar telah disiapkan khusus untuk perbaikan jalan Jepara sepanjang 185 kilometer yang tersebar di 116 ruas.
Kepastian alokasi dana tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo saat turun lapangan mengecek hasil perbaikan Jalan Bapangan-Jepara bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Minggu (22/2). Langkah ini menjadi bukti komitmen kuat kepemimpinan Witiarso dan Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar untuk mendongkrak konektivitas dan ekonomi warga lokal.
Sinergi Anggaran dan Ruang Fiskal Pemkab Jepara
Bupati Witiarso menjelaskan, percepatan pembangunan jalan ini bisa dilakukan setelah pihaknya membangun komunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Pusat. Sinergi ini bertujuan untuk memaksimalkan dukungan anggaran infrastruktur.
Di sisi lain, Pemkab Jepara juga sukses melakukan efisiensi belanja daerah sebesar Rp 41,34 miliar yang langsung dialihkan ke sektor prioritas jalan. Kapasitas fiskal daerah ini ikut menguat seiring naiknya pertumbuhan ekonomi Jepara secara cumulative to cumulative (c to c).
“Pertumbuhan ekonomi kita meningkat dari 4,22 persen pada 2024 menjadi 5,91 persen pada 2025. Pertumbuhan ini memberi ruang fiskal yang lebih kuat, terutama untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar,” terang Witiarso.
Rincian Capaian Infrastruktur Jepara 2025
Sebagai perbandingan, sepanjang 2025 lalu pemerintah telah menggelontorkan dana Rp 139,6 miliar untuk penanganan jalan. Mengutip data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jepara, dana tersebut sukses menangani 421,84 kilometer jalan di 146 ruas (355 kilometer pemeliharaan dan 66,84 kilometer peningkatan kualitas).
Tidak hanya berfokus pada aspal dan beton, pembenahan infrastruktur Jepara juga menyasar fasilitas pendukung lainnya. Berikut rincian capaian pelengkap yang telah dikerjakan:
- Jaringan Irigasi: Penanganan dan perbaikan saluran air pertanian sepanjang 64,47 kilometer.
- Penerangan Jalan Umum (PJU): Rehabilitasi dan pemasangan PJU baru sebanyak 757 unit untuk menekan angka kriminalitas dan kecelakaan.
“Kami ingin manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat, baik untuk mobilitas harian maupun memperlancar distribusi barang dan jasa,” tandasnya. (oka/gih/rds)










