Berdayakan PKK Langensari, Mahasiswa KKN UPGRIS Sulap Bunga Telang Jadi Teh Celup

Suasana pelatihan pengolahan teh bunga telang oleh Mahasiswa KKN UPGRIS bersama ibu-ibu anggota PKK Kelurahan Langensari, Semarang.
LIBATKAN: Pelatihan pengolahan teh bunga telang oleh Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) tahun 2025/2026 bersama tim PKK Langensari, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Tahun Akademik 2025/2026 sukses menyelenggarakan program kerja kewirausahaan yang inovatif di Kelurahan Langensari. Berbekal kreativitas, mereka memberdayakan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setempat melalui pelatihan pengolahan tanaman hias teh bunga telang menjadi produk minuman herbal bernilai ekonomis tinggi.

Dalam kegiatan yang berlangsung antusias tersebut, para mahasiswa memaparkan potensi besar bunga telang yang selama ini hanya dibiarkan tumbuh sebagai penghias pekarangan rumah. Selain warnanya yang cantik, tanaman ini terbukti kaya antioksidan dan memiliki segudang manfaat kesehatan, seperti menjaga fungsi otak, mendukung pencernaan, hingga membantu meredakan stres.

Edukasi Produksi hingga Pengemasan Digital

Melihat potensi tersebut, mahasiswa KKN UPGRIS memberikan edukasi secara komprehensif agar bunga telang tak sekadar menjadi tanaman hias, melainkan menjelma menjadi komoditas bisnis rumahan. Berikut adalah tahapan pendampingan yang diberikan kepada anggota PKK Langensari:

  • Proses Hulu: Edukasi cara menanam, teknik pemanenan, pencucian, hingga proses pengeringan bunga telang yang higienis agar kualitas nutrisinya tetap terjaga.
  • Proses Produksi: Praktik langsung membuat teh telang dan mengemasnya dalam bentuk teh celup yang praktis.
  • Pengemasan (Packaging): Membekali peserta dengan strategi pengemasan berstandar keamanan pangan (food grade) dan pelatihan desain label menggunakan aplikasi Canva agar produk tampil profesional.
  • Pemasaran Digital: Mengenalkan pemanfaatan Google Business Profile sebagai media promosi digital, agar produk teh telang buatan PKK Langensari mudah ditemukan oleh calon konsumen di internet.

Melalui pendampingan menyeluruh dari hulu ke hilir ini, mahasiswa berharap masyarakat semakin terbuka wawasannya. Tanaman lokal sekecil apa pun terbukti bisa memiliki nilai tambah (value added) jika dikelola dengan sentuhan inovasi dan strategi pemasaran modern.

Inisiatif KKN UPGRIS ini diharapkan mampu memicu PKK Kelurahan Langensari untuk terus mengembangkan produksi teh telang sebagai peluang usaha rumahan yang berkelanjutan. Sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam membangun kemandirian ekonomi keluarga di Kota Semarang melalui pemanfaatan teknologi digital. (hms/rds)