Sempat Putus Diterjang Banjir, 2 Jembatan Desa Penakir Pemalang Rampung Dibangun

Seorang warga berjalan melintasi jembatan baja baru di Desa Penakir Pemalang usai jembatan lama hancur akibat banjir.
Salah satu warga saat melewati akses jembatan baru berteknologi Armco di Desa Penakir setelah rampung dibangun pada Minggu (15/3/2026). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng — Kolaborasi solid antara warga, pemerintah daerah, TNI, dan Polri berhasil merampungkan pembangunan dua jembatan di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari. Selesainya infrastruktur krusial ini mengakhiri masa sulit warga yang sebelumnya terpaksa mengandalkan jembatan darurat untuk mobilitas sehari-hari.

Sebelumnya, akses utama yang menghubungkan Dukuh Sarangan dan Dukuh Sawangan tersebut sempat terputus total akibat hantaman banjir bandang Pemalang pada Januari lalu. Kondisi ini sempat melumpuhkan urat nadi perekonomian dan aktivitas sosial masyarakat setempat secara keseluruhan.

Kini, dengan selesainya pembangunan fisik pada Minggu (15/3/2026), aktivitas warga di dua dusun tersebut berangsur pulih dan kembali normal tanpa kendala berarti.

Terapkan Teknologi Baja Bergelombang

Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif turun langsung meninjau proses pengerjaan sekaligus ikut bergotong royong di lapangan. Ia mengungkapkan bahwa percepatan pembangunan ini memanfaatkan teknik konstruksi Armco, yakni struktur pipa baja bergelombang (Corrugated Steel Pipe/CSP) galvanis.

Metode ini sengaja dipilih karena dinilai memiliki struktur yang sangat kuat, ringan, serta proses perakitan yang lebih cepat untuk memulihkan infrastruktur perdesaan. Keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari semangat kebersamaan masyarakat, serta bantuan dana dari berbagai pihak.

“Ini hasil kerja sama dan gotong royong antara Kodim 0711/Pemalang, masyarakat, relawan bencana, serta berbagai instansi terkait di Kabupaten Pemalang. Pembangunan jembatan Armco Kali Penakir berhasil diselesaikan,” jelas Arif, Minggu (15/3/2026).

Kehadiran jembatan baru ini, lanjut Arif, menjadi harapan baru bagi warga setempat untuk bisa kembali beraktivitas dengan lebih lancar dan terjamin keamanannya.

Akses Ekonomi Warga Kembali Berdenyut

Manfaat nyata dari akses warga pulih ini langsung dirasakan oleh masyarakat, salah satunya Agus (52). Baginya, penyelesaian jembatan yang kini tampak jauh lebih kokoh tersebut merupakan angin segar usai akses mobilitas mereka sempat lumpuh total.

“Sangat bersyukur, terima kasih sudah tanggap dan cepat dalam pelaksanaan pembangunan. Ini sudah bisa digunakan,” ujarnya penuh lega. (fan/iza/rds)