Punya Sisa Uang THR? Bupati Kudus Sarankan Warga Investasi Emas untuk Jangka Panjang

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris terlihat sedang melakukan transaksi menabung emas di loket pelayanan pegadaian
DATANG: Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris saat sedang menabung emas pasca libur lebaran. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan menabung emas sebagai langkah investasi jangka panjang, khususnya dalam mengelola sisa Tunjangan Hari Raya (THR) pasca-Lebaran. Ajakan ini dinilai sebagai langkah edukasi keuangan yang krusial agar masyarakat tidak terjebak dalam perilaku konsumtif musiman.

Pesan literasi keuangan tersebut disampaikan usai Bupati Sam’ani mencoba langsung layanan tabungan emas di Pegadaian. Ia mengaku pelayanan yang diberikan lembaga tersebut cukup baik sehingga dinilai mampu menarik minat masyarakat untuk mulai berinvestasi secara sederhana namun aman.

Menurut Sam’ani, kebiasaan menabung emas perlu terus didorong karena logam mulia tersebut memiliki nilai yang relatif stabil. Ia juga menyebutkan bahwa anjuran investasi emas ini sejalan dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto yang mendorong masyarakat memiliki instrumen investasi yang kebal inflasi.

“Emas ini mengikuti harga dunia. Sehingga cocok untuk investasi jangka panjang. Ini sangat bermanfaat, baik untuk masa depan pribadi maupun anak-anak kita,” ujarnya.

Jangan Tergoda Cairkan Cepat

Meski menjanjikan, Sam’ani menegaskan bahwa investasi emas bukanlah skema instan yang akan memberikan keuntungan dalam sekejap mata. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak tergoda untuk mencairkan tabungan tersebut dalam waktu singkat.

Sebaliknya, Bupati menyarankan agar instrumen logam mulia ini disimpan sebagai investasi berjangka, minimal satu tahun, agar return atau imbal hasilnya lebih terasa.

Selain edukasi terkait emas, Sam’ani juga memberikan imbauan khusus kepada masyarakat Kudus agar lebih bijak dalam memutar roda ekonomi keluarga. Ia menilai, kebiasaan belanja yang bersifat konsumtif pasca-Lebaran perlu direm dan dialihkan ke hal yang lebih produktif.

“Kalau dapat THR atau angpau, jangan dibelanjakan semua. Sebaiknya ditabung, bisa di bank atau Pegadaian. Ini langkah sederhana tapi penting untuk masa depan,” pesannya.

Ia optimistis, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menabung, kondisi ketahanan ekonomi keluarga di Kudus akan lebih terjaga dan sejahtera secara bertahap.

Pemerintah Kabupaten Kudus juga berkomitmen untuk terus mengedukasi warganya terkait pengelolaan keuangan yang sehat. Termasuk mendorong pemanfaatan produk investasi yang aman, legal, dan mudah dijangkau oleh semua kalangan masyarakat. (adm/fat/rds)