Jepara  

4 Desa di Jepara Gelar Musdes Serentak Pilih Petinggi PAW, Ini Daftarnya

DEMOKRASI: Desa Platar, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara saat menggelar musdes pemilihan PAW petinggi di Balai Desa Platar, Senin (30/3/2026). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Empat desa di Kabupaten Jepara resmi menggelar musyawarah desa (musdes) serentak untuk pemilihan PAW petinggi (Pengganti Antar Waktu) pada Senin (30/3/2026). Pesta demokrasi tingkat desa ini menjadi langkah krusial untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan warga tetap berjalan optimal pasca-kekosongan jabatan kepala desa.

Pemilihan tersebut diikuti oleh Desa Bugel dan Tedunan di Kecamatan Kedung, Desa Bandung di Kecamatan Mayong, serta Desa Platar di Kecamatan Tahunan.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Jepara, Muh Ali, menuturkan bahwa kekosongan kursi kepemimpinan ini terjadi lantaran pejabat sebelumnya meninggal dunia.

Selama masa transisi, jabatan strategis tersebut terpaksa diisi sementara oleh penjabat dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Pemilihan ini untuk mengisi jabatan petinggi sampai dengan pemilihan petinggi serentak yang ditentukan oleh Pemkab Jepara,” ungkap Muh Ali.

Pemungutan Suara Libatkan Tokoh Masyarakat

Sebelum hari pemilihan, seluruh desa yang bersangkutan telah lebih dulu menggelar musdes pendahuluan pada Kamis (26/3/2026) lalu.

“Dari Musdes pendahuluan itu ditentukan calon petinggi dan calon pemilih yang merupakan tokoh masyarakat dan tokoh agama,” terangnya.

Berdasarkan data, di Desa Platar terdapat 63 pemilih yang memperebutkan suara untuk tiga calon, yakni Nur Khamid, Maskuri, dan Ridwan. Sementara itu, di Desa Bugel diikuti 133 pemilih dengan dua calon, Ali Musyafa’ dan Fandeli.

Selanjutnya, di Desa Tedunan terdapat 109 pemilih dengan dua calon, Miftakhul dan Wiji Widiyawati. Adapun Desa Bandung melibatkan 89 pemilih untuk memilih antara Suwoto dan Rofi’i.

“Semua menggelar musdes dengan sistem pemungutan suara secara langsung,” jelas Muh Ali terkait teknis pencoblosan.

Setelah seluruh proses pemilihan rampung, pihak Dinsospermades akan segera melakukan verifikasi di lapangan guna memastikan setiap tahapan berjalan sesuai aturan. Jika dinyatakan sah dan memenuhi kuorum, para kepala desa di Jepara yang terpilih akan segera dilantik. (oka/gih/rds)