Popda Purworejo 2026 Siap Digelar! Cabor Gateball Perdana Dipertandingkan

MATANGKAN PERSIAPAN: Kepala Bidang Olahraga Dinporapar Kabupaten Purworejo, Widodo, saat memberikan keterangan terkait persiapan penyelenggaraan Popda 2026. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

PURWOREJO, Joglo Jateng – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tahun 2026. Ajang kompetisi ini menjadi momentum penting bagi ribuan pelajar untuk unjuk gigi di tingkat lokal sebelum melenggang ke kancah provinsi.

Pelaksanaan Popda Purworejo 2026 dijadwalkan bergulir selama lebih dari sebulan, mulai 14 April hingga 24 Mei 2026. Kompetisi ini diperuntukkan bagi para pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan sistem pertandingan yang berjenjang.

Tahun ini, terdapat 25 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan. Menariknya, olahraga gateball akan menjalani debut perdananya dalam perhelatan olahraga antarpelajar di wilayah ini.

Fasilitasi Venue dan Pendaftaran

Kepala Bidang Olahraga Dinporapar Purworejo, Widodo, memastikan bahwa seluruh kebutuhan sarana dan prasarana telah dipetakan secara terukur. Pemerintah daerah memprioritaskan pemanfaatan fasilitas aset milik Pemkab, seperti GOR, stadion, lapangan tenis, hingga kolam renang.

“Untuk pendaftaran peserta, memang langsung ke masing-masing ke (pengurus) cabor. Kami utamakan tempat (venue) yang kami miliki. Kalau belum ada venue milik pemkab, akan kami fasilitasi dengan sewa gedung. Semua cabang olahraga kami fasilitasi sesuai kebutuhan sarana dan prasarananya agar pelaksanaan berjalan optimal,” kata Widodo, Senin (13/4/2026).

Rangkaian persiapan sejatinya telah digeber sejak awal tahun melalui sosialisasi pendaftaran pada 26 Januari 2026. Sementara itu, tahapan technical meeting (TM) bersama seluruh perwakilan cabor juga telah rampung digelar pada 8-9 April lalu.

Dalam teknisnya, pendaftaran dan pengelolaan pertandingan dikendalikan oleh masing-masing cabor di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo.

“Koordinasi dengan KONI terus kami lakukan agar setiap cabor siap menyelenggarakan pertandingan,” tambahnya.

Jaring Bibit Menuju Provinsi

Lebih lanjut, Popda tidak hanya menjadi sekadar panggung kompetisi antarsekolah. Ajang ini merupakan wadah strategis penjaringan bibit atlet pelajar Purworejo yang potensial.

Atlet terbaik yang lolos dari ajang ini akan terus dibina untuk mewakili daerah bertarung di Popda tingkat karesidenan pada Juli 2026, dan bermuara di Popda Provinsi Jawa Tengah pada September 2026.

Widodo menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dari para peserta. Melalui perhelatan ini, Pemkab berharap semangat kompetisi yang sehat mampu mendorong lahirnya generasi muda berprestasi di bidang olahraga. (mrn/ree/rds)