PATI, Joglo Jateng – Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Pati terus menggencarkan sosialisasi kepatuhan guna mendongkrak realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Pendekatan persuasif dan layanan jemput bola ini terbukti efektif meningkatkan kesadaran warga dalam memenuhi kewajiban pajaknya tanpa harus merasa diintimidasi.
Salah satu wujud nyata dari strategi tersebut terlihat dalam giat edukasi gabungan yang digelar di kawasan Alun-alun Juwana pada Rabu (22/4/2026).
Program strategis ini berkolaborasi dengan berbagai elemen lintas sektoral, mulai dari Dinas Perhubungan (Dishub), TNI, Polri, BPKAD, hingga Jasa Raharja.
Pendekatan Persuasif Tanpa Tilang
Kepala UPPD Samsat Pati, Dafid Alifianto mengungkapkan bahwa pengecekan di jalan raya murni bertujuan untuk mengukur kepatuhan, bukan melakukan penindakan hukum.
“Kami hanya memberi sosialisasi. Kami juga menyiapkan samsat keliling barangkali warga ingin membayar pajak langsung di sana,” ucapnya.
Kegiatan edukasi jemput bola ini direncanakan bergulir secara berkala menyasar kecamatan lain yang memiliki potensi penerimaan pajak besar, seperti Kecamatan Tayu.
“Saat ini fokus kami di Kecamatan Juwana. Kebetulan di sana objek pajaknya cukup banyak. Kami gelar rutin agar dampak positif bisa semakin dirasakan,” tambahnya.










