KENDAL, Joglo Jateng – DPRD Kabupaten Kendal memastikan keberangkatan 1.215 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kendal pada musim haji 2026 berjalan lancar melalui monitoring langsung sejak titik pemberangkatan hingga tiba di embarkasi.
Pemerintah Kabupaten Kendal secara resmi melepas keberangkatan ribuan calon haji tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan rukun Islam kelima. Proses pemberangkatan menjadi perhatian serius, baik dari pihak eksekutif maupun legislatif, guna memastikan seluruh tahapan berlangsung tanpa kendala.
Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, mengatakan pihaknya memberikan perhatian penuh terhadap kelancaran proses ibadah haji, mulai dari pemberangkatan hingga kepulangan jamaah ke tanah air.
Menurutnya, tanggung jawab pemerintah tidak hanya sebatas seremoni pelepasan, tetapi juga memastikan seluruh rangkaian perjalanan ibadah berjalan aman dan tertib.
“Menjadi bagian dari tanggung jawab kami adalah memastikan proses ibadah ini berjalan lancar, sejak dari pemberangkatan hingga kepulangan kembali ke tanah air,” ujar Mahfud Sodiq.
Sebagai bentuk pengawasan, DPRD Kendal melalui Komisi D melakukan monitoring intensif terhadap proses keberangkatan jamaah calon haji. Pemantauan dilakukan mulai dari Pendopo Kabupaten Kendal sebagai titik kumpul pemberangkatan hingga jamaah tiba di Embarkasi atau Asrama Haji sebelum berangkat ke Arab Saudi.
Monitoring tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kendala yang dapat terjadi, seperti persoalan logistik, kesehatan, maupun administrasi selama masa transisi sebelum keberangkatan penerbangan.
Dengan pengawasan tersebut, DPRD Kendal berharap seluruh jamaah calon haji asal Kendal dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan nyaman selama berada di tanah suci.
Mahfud Sodiq juga menyampaikan harapan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.
“Semoga para jamaah bisa beribadah dengan khusyuk dan pulang kembali ke keluarga dengan predikat Haji yang Mabrur,” pungkasnya.(ags)










