JEPARA, Joglo Jateng – Sebanyak 241 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara resmi menyandang status Pegawai Negeri Sipil (PNS), usai dilantik dan diambil sumpahnya di Pendopo R.A. Kartini Jepara, Rabu (6/5/2026).
Prosesi tersebut dirangkai dengan pengambilan sumpah/janji PNS dan jabatan fungsional, sekaligus penyerahan surat keputusan pengangkatan. Momentum ini menjadi penanda dimulainya tanggung jawab baru bagi para abdi negara di lingkungan Pemkab Jepara.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyampaikan total 333 CPNS formasi 2024 telah resmi diangkat menjadi PNS, yang terdiri dari 51 jabatan pelaksana dan 282 jabatan fungsional.
“Pada hari ini, 333 orang CPNS formasi tahun 2024 telah resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil. Ini merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” ujar bupati.
Pelantikan tersebut turut mengikutsertakan delapan PNS yang sebelumnya belum melaksanakan sumpah. Sehingga, total peserta yang mengikuti pengambilan sumpah pada kesempatan itu berjumlah 241 orang.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen terhadap integritas dan pelayanan publik.
“Menjadi ASN bukan hanya soal status, tetapi tentang integritas, disiplin, dan tanggung jawab. Jagalah semangat melayani masyarakat karena kinerja menjadi kunci perjalanan karier,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan, di tengah sistem pemerintahan yang semakin modern dan berbasis digital, kejujuran menjadi prinsip yang tidak bisa ditawar. ASN, kata dia, harus mampu bekerja secara responsif dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
“Jadilah ASN yang mampu mencari solusi, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, dan mampu memberi dampak nyata,” lanjutnya.
Ia menekankan, pentingnya menjaga integritas dalam setiap situasi. Menurutnya, integritas sejati tercermin dari sikap tetap bekerja dengan benar meskipun tanpa pengawasan.
“Integritas sejati adalah ketika kita tetap bekerja dengan benar meskipun tidak ada yang melihat. Semuanya bisa runtuh ketika tidak memiliki integritas yang kuat,” pungkasnya. (oka/gih)










