Kudus  

32 Tim Ramaikan Turnamen E-Sport Kapolres Kudus Cup 2026

GELAR: 32 tim bersaing pada dua game populer, yakni Mobile Legends dan Free Fire dalam rangka Turnamen E-Sport Kapolres Kudus Cup 2026 Season 2. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Turnamen E-Sport Kapolres Kudus Cup 2026 Season 2 resmi dibuka oleh Polres Kudus dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 pada Senin (8/6/2026). Kompetisi yang digelar di Kantor Pelayanan Terpadu Polres Kudus tersebut diikuti 32 tim yang akan bersaing pada dua gim populer, yakni Mobile Legends dan Free Fire.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menegaskan, e-sport merupakan salah satu ruang prestasi baru bagi generasi muda di era digital. Melalui Kapolres Kudus Cup Season 2, pihaknya ingin mengarahkan dunia gaming ke arah yang lebih positif, kompetitif, dan berkarakter.

“Tunjukkan kemampuan melalui prestasi, bukan dengan tindakan negatif. Jadikan kompetisi ini sebagai sarana belajar, berkembang, dan membanggakan daerah,” tegas AKBP Heru.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi fair play, disiplin, serta etika digital selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, kemenangan memang penting, namun sikap saling menghormati dan mematuhi aturan merupakan nilai utama yang harus dijaga setiap peserta.

Dirinya berharap turnamen ini mampu melahirkan atlet-atlet muda berbakat, sekaligus menjadi wadah pembinaan karakter, kreativitas, dan semangat kompetitif generasi muda di Kabupaten Kudus.

Ketua Panitia, Salvi Immawan mengatakan, turnamen tersebut menjadi wadah bagi para remaja untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang e-sport. Menurutnya, perkembangan dunia digital harus diimbangi dengan kegiatan yang mampu membangun karakter dan prestasi generasi muda.

“Kami ingin remaja memiliki ruang untuk berkompetisi secara sehat, membangun pertemanan, dan menunjukkan prestasi melalui kegiatan yang positif,” ujar Salvi.

Ia menambahkan, e-sport saat ini telah berkembang menjadi aktivitas yang tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, tetapi juga kerja sama tim, komunikasi, dan strategi yang matang.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Kudus, Sulistiyanto, turut memberikan apresiasi atas penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia menilai langkah Polres Kudus membuka ruang bagi atlet e-sport merupakan bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan olahraga prestasi di daerah.

E-sport saat ini bukan sekadar hobi, tetapi telah menjadi cabang olahraga yang memiliki masa depan dan peluang prestasi yang besar,” katanya.

Menurut Sulistiyanto, perkembangan e-sport di Kudus cukup pesat dan telah melahirkan sejumlah atlet yang mampu bersaing hingga tingkat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Ia juga menyebut para juara turnamen berpeluang menjadi wakil Polres Kudus pada ajang kompetisi tingkat Polda. (adm/fat/rds)