Kudus  

Biro Jodoh GEGASH LKKNU Kudus Berhasil Antarkan Satu Pasangan Menuju Pelaminan

BIRO JODOH: Pelaksanaan program GEGASH oleh LKKNU Kabupaten Kudus yang memfasilitasi pertemuan calon pasangan melalui proses ta'aruf. (DOK PRIBADI/JOGLO JATENG)

Pendampingan Hingga Menjelang Akad

Program GEGASH tidak hanya mempertemukan calon pasangan, tetapi juga memberikan pendampingan dan edukasi hingga menjelang pernikahan apabila dibutuhkan.

“Ketika sudah menemukan pasangan dan memiliki tujuan yang sama untuk membangun keluarga, kami siap mendampingi,” katanya.

Bahkan jika diminta, pihak GEGASH bisa terlibat memberikan nasihat perkawinan hingga menjelang akad nikah.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai konsep keluarga maslahat. Konsep ini mengedepankan prinsip kesalingan atau mubadalah dalam rumah tangga.

“Suami dan istri memiliki prinsip kesalingan. Tidak ada yang merasa lebih tinggi atau lebih rendah,” jelas Huda.

Mereka sejajar dan saling berbagi peran sesuai kondisi yang dihadapi keluarga.

Sejak diluncurkan, program GEGASH mendapat respons positif dari masyarakat. Hingga saat ini jumlah peserta yang terdaftar telah mencapai sekitar 130 orang.

“Saat ini jumlah peserta sudah mencapai sekitar 130 orang. Awalnya lebih banyak laki-laki,” ujarnya.

Namun, ia menyebut saat ini komposisinya sudah hampir seimbang antara pendaftar laki-laki dan perempuan.

Ia mengungkapkan bahwa banyak peserta yang bergabung karena mengalami kesulitan menemukan pasangan. Terutama perempuan berusia di atas 25 tahun yang sering kali menghadapi tekanan sosial dari lingkungan sekitar.

“Banyak yang merasa minder karena usia sudah di atas 25 tahun dan belum menikah. Padahal mereka hanya membutuhkan kepastian dan pasangan yang tepat,” katanya.

Karena itu, LKKNU hadir untuk memberikan pendampingan dan penguatan mental bagi mereka.

Verifikasi Ketat dan Ta’aruf Terarah

Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta wajib melalui proses verifikasi identitas dan status pernikahan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan validitas data peserta.

Setelah proses verifikasi selesai, peserta akan mengikuti kegiatan ta’aruf yang dirancang sesuai dengan prinsip syariat Islam. Peserta juga dapat didampingi oleh wali atau keluarga saat pertemuan.

“Minggu (5/7/2026) rencananya akan dilaksanakan pertemuan ta’aruf. Peserta dapat didampingi wali atau keluarganya,” jelas Huda.

Ia menegaskan bahwa LKKNU hanya bertindak sebagai fasilitator yang mempertemukan dan membantu proses komunikasi.

Berhasil Mengantarkan Peserta Menikah

Program GEGASH bahkan telah menunjukkan hasil nyata. Dari sejumlah peserta yang mengikuti program, sudah ada pasangan yang berhasil menemukan jodoh dan akan melangsungkan pernikahan.

Alhamdulillah sudah ada satu pasangan yang menemukan jodohnya melalui program GEGASH,” ungkapnya.

Pasangan tersebut dijadwalkan menikah pada Rabu (22/7/2026) mendatang, yang menjadi kabar membahagiakan bagi pihak penyelenggara. (uma/rds)