Untuk mendukung proses tersebut, Dharma Daycare dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Antara lain ruang belajar dan bermain, ruang tidur terpisah untuk bayi dan anak, serta kamar mandi khusus anak laki-laki dan perempuan.
Tersedia pula ruang makan, loker penyimpanan, beragam alat permainan edukatif, serta layanan makan siang dan kudapan sore.
Menurut Indah, seluruh permainan yang disediakan dipilih secara selektif agar mampu merangsang perkembangan kemampuan motorik anak. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka memasuki jenjang pendidikan dasar.
Selain fasilitas yang memadai, DWP Jawa Tengah juga menghadirkan empat pengasuh yang telah tersertifikasi.
Demi memberikan rasa aman kepada orang tua, setiap ruangan dilengkapi kamera pengawas atau CCTV yang dapat dipantau selama jam operasional.
Dharma Daycare juga menggandeng dokter gigi dan dokter spesialis anak sebagai mitra kesehatan.
Ke depan, layanan ini akan diperkuat dengan pendampingan psikolog profesional guna memantau tumbuh kembang anak secara lebih menyeluruh.
Saat ini, Dharma Daycare telah melayani 16 anak.
Ke depan, layanan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi keluarga aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum dan kalangan pekerja lainnya. (hms/iza/rds)










