Kudus  

Progres Pembangunan Jembatan Peganjaran Kudus Capai 9 Persen

BANGUN: Percepatan pembangunan Jembatan Peganjaran sebagai bagian dari peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan pada 2026, belum lama ini. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mempercepat pembangunan Jembatan Peganjaran.

Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan pada 2026. Hingga pekan ini, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 9 persen atau lebih cepat dibanding target awal.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kudus sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Supriyadi mengatakan, capaian tersebut menunjukkan pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana. Bahkan, proyek ini sukses mencatat deviasi positif.

“Progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 9 persen. Minggu sebelumnya masih sekitar 5 persen dan sekarang sudah meningkat dengan deviasi positif,” ujarnya.

Pembangunan Jembatan Peganjaran dikerjakan menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dengan nilai kontrak sekitar Rp 770 juta.

Masa pelaksanaan proyek ditetapkan selama empat bulan dengan target penyelesaian pada 26 Oktober 2026.

“Namun, apabila kondisi di lapangan mendukung, pekerjaan ditargetkan dapat rampung lebih cepat. Yakni sekitar dua bulan,” katanya.

Menurutnya, pembangunan dilakukan karena kondisi jembatan lama sudah mengalami kerusakan berat dan tidak lagi mampu dilalui kendaraan roda empat.

Struktur lama yang masih menggunakan pasangan batu bata dan urung-urung dinilai sudah tidak memadai untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Pada pembangunan kali ini, kata dia, konstruksi jembatan menggunakan box culvert berbahan beton bertulang yang memiliki daya tahan lebih baik.

Selain itu, proyek juga dilengkapi pembangunan talud sebagai pengaman di kedua sisi saluran air.

“Talud sisi hulu dibangun sepanjang 20 meter, sedangkan sisi hilir sepanjang 5,5 meter,” bebernya.