SMP 2 Kudus Gelar PTS dan STS Untuk Ukur Kemampuan Siswa

KERJAKAN: Para pelajar di SMP 2 Kudus sedang mengerjakan soal dalam penilaian tengah semester, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2 Kudus kembali menggelar Penilaian Tengah Semester (PTS) sejak Jum’at (21/9) hingga berakhir Rabu (27/9). Tak hanya itu, secara bersamaan pun sekolah juga menggelar Sumatif Tengah Semester (STS).

Kepala SMP 2 Kudus, In Setyorini menyampaikan, PTS dan STS ini merupakan ajang untuk mengukur kemampuan siswa dalam menyerap pembelajaran selama tiga bulan berjalan. Kata dia, apabila hasil dari PTS dan STS ini belum maksimal, maka tenaga pendidik harus meningkatkan kualitas pengajaran dengan strategi yang terbaik.

“Sedangkan untuk tenaga pendidik, ini digunakan sebagai tolak ukur serta bahan evaluasi atas keberhasilan kegiatan belajar dan mengajar mereka,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, PTS kali ini diikuti oleh 828 siswa di sekolahnya. Jumlah tersebut terdiri dari 278 siswa dari kelas IX, dan siswa nya kelas VII dan VIII yang mengikuti pelaksanaan STS.

“Teknis pelaksanaan sama seperti pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya. Berupa tes tertulis pilihan ganda dan esai, hanya saja tidak menerapkan tes praktik,” jelasnya.

Dirinya menyebut, siswa kelas IX menggunakan istilah PTS karena masih memakai Kurikulum 2023 (K-13). Sedangkan kelas VII dan VIII menggunakan istilah STS lantaran sudah menggunakan Kurikulum Merdeka.

“Pelaksanaan PTS/STS lima hari mulai hari Jumat kemarin. Total ada 11 mata pelajaran, setiap hari diisi 2 – 3 mapel. Masing-masing mapel berlangsung 1,5 jam,” terangnya.

Pihaknya menargetkan bahwa seluruh siswa bakal menerapkan kurikulum merdeka mulai tahun depan. Di mana tenaga pendidik dituntuk untuk melayani kebutuhan pembelajaran dengan menyesuaikan bakat dan minat siswa.

“Di SMPN 2 Kudus juga sudah menjalankan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) diikuti 45 siswa berlangsung dua hari,” tandasnya. (cr3/fat)