SEMARANG, Joglo Jateng – Beberapa waktu lalu, TPA Jatibarang di Kecamatan Mijen mengalami kebakaran hingga dua kali. Menanggapi hal itu, Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu menduga, adanya ranting-ranting pohon di sana menjadi titik rawan pemicu kebakaran.
“Kalau penyebabnya belum diketahui. Tapi mungkin bisa saja ranting-ranting pohon dan karena sampahnya basah jadi lebih mudah dipadamkan,” ucapnya saat ditemui Joglo Jateng, belum lama ini.
Selain dugaan ranting pohon, kata Mbak Ita, TPA Jatibarang juga menjadi tempat yang paling banyak mengandung gas metana. Sehingga pihaknya melakukan pembersihan gas tersebut dari udara menggunakan helikopter water booming (WB) milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Nah makanya kita cek lagi kita korek menggunakan buldozer dan sudah stand by 2 mobil damkar,” jelasnya.
Ia menambahkan, selama penyiraman menggunakan helikopter, ia sudah tidak melihat lagi adanya asap hitam di TPA Jatibarang. Dengan demikian, jika nantinya masih ada titik rawan kebakaran sekali lagi maka akan dilakukan water booming kembali.
“Rencana 3 hari tapi dilihat kalau memang hari ini sudah tidak ada lagi ya dihentikan (penyiramannya, Red.),” ujarnya. (cr7/mg4)










