Kudus  

17 Desa di Demak Ikut Pencoblosan Pemilu Susulan

Ketua KPU Demak, Siti Ulfaati. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

DEMAK, Joglo Jateng – Puluhan desa di Kabupaten Demak terpaksa absen tak ikut pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Rabu (14/2/2024) ini. Sebab, beberapa waktu lalu desa yang terletak di Kecamatan Karanganyar, Demak pada Kamis (8/2/2024) pekan kemarin di hantam banjir.

Ketua KPU Demak, Siti Ulfaati menyampaikan, di wilayah Kecamatan Karanganyar terdapat 17 desa dan 240 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dinyatakan melakukan pemungutan suara susulan. Kemudian, ada 108 TPS yang tersebar di 9 desa. Tetapi, hanya ada 1 desa yang terendam banjir sebagian.

“Jadi TPS 10, hingga TPS 13 di Desa Ketanjung itu kerendam. Makanya, di desa tersebut hanya ada 4 TPS yang diputuskan untuk dilakukan pemungutan penghitungan suara susulan,” ungkapnya kepada Joglo Jateng, Selasa (13/2/2024).

Sebab, Desa Ketanjung kebetulan berbatasan dengan sungai, yang mana rumah di wilayah tersebut hampir tidak ada. Sementara untuk pencoblosan susulan paling lambat setelah Rabu (14/2/2024) selisih 10 hari.

“Kita hitung Paling lambat tanggal 24. Cuman kami masih mensikapi tanggal berapanya. Selain itu, kami disampaikan Bupati Demak ada 50 titik koordinat tempat pengungsian,” katanya.

Dengan begitu, KPU Demak harus melakukan perhitungan kembali. Sebab, dari 26.351 pemilih yang tersebar di 9 desa itu, harus mencari dimana saja untuk suara pemilihnya dan 108 TPS dimana saja.

“Kami harus menghitung, mencocokkan dan cek identitas dulu termasuk penyesuaian terkait . Untuk distribusi memang rencanakan hari ini,” pungkasnya. (adm/fat)