SLEMAN, Joglo Jogja – Dewan Kerajinan Nasional Daeeah (Dekranasda) Kabupaten Sleman bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan menggelar lomba produk unggulan Dekranasda 2024. Hal itu menjadi upaya dalam membangkitkan kreativitas dan inovasi bagi Kalurahan dan pelaku UMKM di Bumi Sembada.
Sekretaris Dekranasda Sleman Rian Hermawan menuturkan, lomba produk unggulan merupakan kerja sama antara Dekranasda dengan Disperindag Sleman yang sudah diselenggarakan tahunan. Lomba produk unggulan kembali diselenggarakan setelah berhenti karna pandemi Covid-19.
“Selain untuk membangkitkan kreativitas pelaku UMKM, kegiatan ini juga sebagai upaya untuk mengetahui lebih jauh lagi potensi-potensi yang ada di tingkat kalurahan. Sehingga ke depannya berpotensi menjadi produk unggulan,” katanya, Minggu (17/3).
Tahun ini, ada 17 kalurahan yang akan dilakukan penilaian pada 12 April 2024 sampai dengan 30 Mei 2024. Sementara untuk pelaku UMKM dapat mendaftarkan dirinya melalui bit.ly/LombaProdukUnggulan2024.
“Dalam lomba ini, terdapat beberapa kategori yang diperlombakan yaitu produk olahan makanan dan minuman, produk fashion, dan produk craft. Adapun hadiah yang akan diperebutkan dalam lomba ini yaitu, bagi produk unggulan kalurahan, Juara 1 hadiah uang Rp3 juta, Juara 2 Rp2,5 juta, dan Juara 3 Rp2 juta,” paparnya.
Ada pula Juara Harapan 1 mendapatkan hadiah Rp1,5 juta, dan Juara Harapan 2 Rp1 juta. Kemudian untuk lomba produk unggulan bagi pelaku UMKM, dibagi dua kategori juara, yaitu pertama produk olahan makanan, dan kategori kedua fashion dan kerajinan dengan total hadiah yang sama dengan kategori kalurahan.
Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengapresiasi dan mendukung penyelenggaraan lomba produk unggulan Dekranasda Tahun 2024. Ia berharap melalui kegiatan ini akan muncul produk-produk kerajinan unggulan asal Sleman yang memiliki nilai jual dan diminati konsumen.
“Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang positif bagi pengembangan produk unggulan Sleman. Selain itu juga menjadi pemantik menggeliatnya aktivitas perekonomian di Kabupaten Sleman,” terangnya. (bam/abd)










