BANTUL, Joglo Jogja – Menghadapi libur panjang Hari Raya Idulfitri, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul melakukan penambahan personel pariwisata. Hal ini merupakan upaya untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung selama masa liburan berlangsung.
Plt Kepala Dispar Bantul Kwintarto Heru Prabowo menyampaikan, pada masa libur lebaran, sering terjadi penumpukan kendaraan di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR). Khususnya di TPR induk pantai selatan yang berada di jalan Parangtritis.
“Bisanya di TPR induk itu macet. Tetapi di beberapa titik TPR lainnya tetap kita lakukan pengendalian. Setidaknya, untuk tanggal 11, dan tidak usah membedakan ini Hari Raya atau H-1,” ungkapnya.
Menurutnya, jika pada hari biasa petugas pariwisata hanya sebanyak 54 orang, maka pada tanggal 11 sampai dengan 14 April, pihaknya akan melakukan penambahan menjadi 175 orang. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya kemacetan atau penumpukan kendaraan di beberapa lokasi tertentu.
“Nanti tambahan personel ini untuk membantu pemungutan retribusi, lalu termasuk juga pihak keamanan baik itu Polres, Polsek, dan Koramil. Kemudian juga melibatkan beberapa kelompok masyarakat, terutama di posko atau di TPR induk yang biasanya ikut membantu kelancaran kegiatan pariwisata,” jelasnya.
Sementara itu, untuk mengantisipasi kepadatan pada hari berikutnya yaitu pada 15 sampai dengan 21 April, pihaknya hanya menambah personelnya sebanyak 50 orang. “Jadi tetap kita antisipasi bahwa di luar libur sampai tanggal 14, ini kita prediksi masih ada kunjungan wisata karena kebetulan tanggal 15 yaitu hari Seninnya masih cuti bersama juga,” imbuhnya.
Pihaknya mengatakan, dengan penambahan personel ini, diharapkan berbagai keluhan dari wisatawan maupun masyarakat bisa teratasi. “Jadi secara prinsip, dari hasil rapat kami, berbagai keluhan seperti kemacetan telah diantisipasi dengan rekayasa lalu lintas. Artinya, jika terjadi penumpukan dan arus macet, pihak kepolisian dan Dishub siap membantu rekayasa lalu lintas,” tambahnya.
Selain itu, Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana turut menambahkan, Pantai Parangtritis masih menjadi primadona wisatawan yang datang ke Yogyakarta. Kondisi itu bisa mengakibatkan jalur utama menuju Pantai Parangtritis, yaitu Jalan Parangtritis dipadati kendaraan wisatawan dari berbagai arah, sehingga berpotensi menimbulkan penumpukan kendaraan terutama di persimpangan.
“Waktu libur lebaran ini berpotensi terjadi kepadatan di jalan menuju wisata pantai tersebut. Untuk mengantisipasi kemacetan di jalur utama menuju Pantai Parangtritis, kami siapkan rekayasa lalu lintas,” kata Jeffry.
Menurutnya, Polres Bantul telah menyusun strategi untuk mengantisipasi hal tersebut. Pihaknya akan melakukan pengalihan arus di simpang tiga Sempalan Pundong apabila kendaraan yang menuju Pantai Parangtritis sudah antre di atas jembatan Kretek I. “Nantinya juga akan dipasang petunjuk arah pada penggal-penggal yang dilakukan rekayasa lalu lintas,” jelasnya.
Adapun kendaraan yang dialihkan adalah sepeda motor dan mobil mini bus. Untuk mobil bus dan kendaraan besar atau kendaraan barang tetap melalui jalan Parangtritis. “Kami juga akan menempatkan tim urai di simpang tiga jembatan Kretek I yang merupakan jalur rawan kepadatan arus,” tandasnya. (nik/abd)










