PEMALANG, Joglo Jateng – Pasar Belik yang runtuh keseluruhan akibat kebakaran pada awal Ramadan lalu akan dibangun secara sementara. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat terutama pedagang dapat beraktivitas seperti semula, sembari menunggu pengajuan dana pembangunan ke pusat diberikan.
Bupati Pemalang Mansur Hidayat mengatakan, spesifikasi pembangunan Pasar Belik saat ini hanya bersifat sementara. Alasannya Pemkab tidak memiliki dana alokasi pembangunan pasar. Sehingga harus melakukan pengajuan langsung ke pusat untuk bisa memberikan bantuan dana pembangunan yang lebih layak.
“Benar, saat ini Pasar Belik akan kita bangun sementara, setelah kemarin kejadian yang tidak kita duga. Mudah-mudahan usai Lebaran ini bisa digunakan lagi untuk masyarakat,” ujarnya.
Terkait pengajuan dana pembangunan, pihaknya telah datang ke Jakarta menemui Menteri Perdagangan untuk memohon pengajuan dana tersebut. Secara pribadi dirinya melihat hal ini disambut baik oleh Mendag dan kelanjutannya dilakukan oleh tim teknisnya.
“Ya kita tunggu saja kabar baiknya. Mudah-mudahan bisa lancar dan Pasar Belik kembali megah digunakan untuk masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Pemkab pernah berjanji akan ada pembangunan ulang Pasar Pagi Pemalang yang saat ini kondisinya sangat tidak layak ditempati. Bahkan sebagian besar pedagang memilih berpindah lapak ke depan agar pembeli bisa lebih dekat. Karena sebagian besar pembeli enggan masuk melihat kondisi los yang kumuh.
“Pasar Pagi Pemalang dan Tanggul Rob Ulujami masuk menjadi salah satu program prioritas pembangunan oleh pemerintah pusat. Tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 tahun 2019 Percepatan Pembangunan Ekonomi,” paparnya.(fan/sam)










