Perda Pendidikan Moral & Pancasila Segera Digodok

Ketua Bapemperda DPRD Pemalang Wardoyo. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Usai mendengarkan suara-suara organisasi masyarakat hingga tokoh-tokoh daerah, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) akan godok pembuatan Perda tentang pendidikan moral dan Pancasila di pendidikan formal. Hal ini dilakukan melihat perkembangan pergaulan generasi muda semakin tidak terkendali, hingga mulai melupakan nilai-nilai luhur dari dasar negara Indonesia yaitu Pancasila, sehingga perlu dibuat aturan khusus agar menguatkan implementasinya di satuan pendidikan atau sekolah.

Ketua Bapemperda DPRD Pemalang Wardoyo menuturkan, pihaknya secara intens sedang menggodok format isi dari Raperda tentang pendidikan moral Pancasila. Dirinya pun sebagai wakil rakyat melihat secara langsung bagaimana pergeseran nilai-nilai etika, moral, serta perilaku anak-anak hingga remaja saat ini begitu memprihatinkan.

Untuk itu, aturan ini dibutuhkan agar menguatkan serta mengembalikan keyakinan kuat akan nilai-nilai bangsa Indonesia yang tertuang dalam Pancasila. “Kita masih menyusun dan menggodok Raperda tentang pendidikan nilai Pancasila di satuan Pendidikan, menilik masukan dari beberapa tokoh hingga organisasi masyarakat yang mendorong DPRD untuk membentuk Perda tentang pendidikan Pancasila,” terangnya, Rabu (24/7/24).

Menurutnya, perubahan tersebut terjadi karena perkembangan informasi dan komunikasi yang semakin cepat semenjak adanya media sosial (medsos). Dalam hal ini, anak-anak dianggap belum mampu menyaring informasi secara bijak, sehingga mereka cepat mengadopsi sebuah kebiasaan yang sebenarnya jauh dari nilai-nilai kenegaraan pada butir-butir Pancasila.

Selain di dunia pendidikan, Wardoyo berharap para orang tua lebih intens mengawasi konsumsi media sosial anak-anaknya. Orang tua dapat berperan aktif pada pendidikan Pancasila di tingkat keluarga, secara perlahan mengenalkan tentang dasar negara, sejarah kepahlawanan baik perlawanan maupun mempertahankan kemerdekaan, hingga moral-moral yang ada dalam Pancasila.

“Jika orang tua bisa ikut berperan aktif, maka saya yakin nilai moral Pancasila anak muda penerus bangsa dapat tertanam kembali. Karena pendidikan pertama ada di orang tua dan anak belajar dari mereka,” tuturnya. (fan/abd)