Kudus  

Sektor Wisata Kudus Berkembang, Pemilik Joglo Dopang Soroti Infrastruktur

Pemilik Joglo Dopang, Heni Widyastuti. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo  Jateng – Sektor pariwisata di Kabupaten Kudus terus berkembang. Namun masih ada aspek yang perlu diperhatikan demi meningkatkan daya tarik wisatawan. Salah satu destinasi yang memiliki potensi besar adalah Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog. Namun, aksesibilitas dan infrastruktur masih menjadi tantangan utama.

Pemilik Joglo Dopang, Heni Widyastuti, menyampaikan harapannya agar sektor wisata, khususnya di Desa Rahtawu, mendapat perhatian lebih dalam pengembangan sarana dan prasarana. Menurutnya, infrastruktur yang lebih baik akan membuat kawasan ini lebih mudah dan aman dijangkau oleh wisatawan.

“Kami berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat meningkatkan sarana prasarana di Desa Rahtawu. Dengan akses yang lebih baik, wisatawan akan lebih nyaman berkunjung, yang pada akhirnya juga berdampak positif bagi masyarakat sekitar,” ujar Heni

Selain akses jalan, menurut Heni, pengelolaan potensi wisata di desa-desa lain di Kudus juga harus menjadi perhatian para pemimpin desa. Ia menekankan pentingnya kerja sama antar desa agar seluruh potensi yang dimiliki dapat dikembangkan secara maksimal.

“Kudus memiliki banyak potensi wisata yang belum tergarap dengan baik. Jika semua desa mampu mengembangkan keunikannya masing-masing, tentu akan memberikan dampak besar bagi perekonomian lokal. Maka dari itu, kami berharap para pemimpin desa lebih aktif dalam mengelola dan mempromosikan potensi daerahnya,” tambahnya.

Desa Rahtawu sendiri dikenal sebagai destinasi wisata alam dengan keindahan pegunungan dan budaya yang masih kental. Banyak wisatawan yang datang untuk menikmati keasrian alam serta berkunjung ke berbagai lokasi spiritual dan pemandian alami.

Peningkatan infrastruktur dinilai akan semakin meningkatkan daya tarik wisata Rahtawu. Dengan demikian, kunjungan wisatawan pun berpotensi meningkat, yang berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat sekitar.

Heni berharap pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam membangun sektor pariwisata yang lebih baik di Kudus. Ia juga mengajak para pemimpin desa untuk lebih peduli dan aktif dalam mengelola potensi daerahnya masing-masing demi kemajuan bersama.

“Jika langkah-langkah ini bisa direalisasikan, bukan hanya Desa Rahtawu, tetapi seluruh destinasi wisata di Kudus dapat berkembang lebih pesat dan menjadi daya tarik unggulan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara,” pungkasnya. (adm/fat)