Tanamkan Empati Sejak Dini, Siswa MI Darul Ulum 02 Kudus Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh

BERFOTO: MI Darul Ulum 02 melaksanakan galang dana untuk membantu korban bencanari Aceh dan Sumatra di sekolah baru-baru ini. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – MI Darul Ulum 02 menggelar kegiatan sosial penggalangan dana dan doa bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban bencana nasional di Aceh dan Sumatera. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penghimpunan dana. Tetapi menjadi momentum penanaman nilai empati dan karakter sosial bagi seluruh siswa.

Kepala MI Darul Ulum 02, Noor Munajah menjelaskan, kegiatan ini berawal dari adanya surat edaran mengenai ajakan penggalangan dana. Madrasah langsung menindaklanjuti dengan koordinasi internal dan pemberitahuan resmi kepada para wali murid dan warga madrasah.

“Setelah ada surat itu. Kemudian kita membuat surat pemberitahuan kepada warga madrasah,” jelasnya baru-baru ini.

Pengumpulan donasi dilaksanakan pada tanggal 7 dan 8 Desember, dilakukan per kelas tanpa jeda karena antusiasme tinggi dari siswa dan wali murid. Pihak sekolah kemudian melaksanakan apel pagi khusus sebagai penutup rangkaian kegiatan. Sekaligus menyampaikan laporan total dana yang berhasil dihimpun.

“Jadi rangkaiannya, apel kita berikan pengertian ke anak-anak tentang bencana. Kemudian kita kasih tahu total donasi yang sudah terkumpul,” ungkapnya.

Menurutnya, tujuan utama kegiatan ini bukan sekadar materi. Tetapi pendidikan sosial emosional bagi siswa sejak dini.

“Bagaimanapun kita itu mengajarkan anak-anak untuk sosial emosionalnya. Anak-anak memiliki empati terhadap siapa saja yang membutuhkannya, kapan saja, di mana saja, biar nanti terbentuk karakter,” tuturnya.

Selain empati, sekolah juga memberikan edukasi pentingnya bersedekah dari sudut pandang sosial maupun agama. “Kita edukasi ke anak-anak apa manfaatnya kita bersedekah. Kalau kita senang bersedekah itu banyak hikmahnya,” paparnya.

Dalam kegiatan ini, total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 5.370.000. “Alhamdulillah. Kita kerja sama dengan wali murid dan stakeholder,” katanya. (uma/fat)