SEMARANG, Joglo Jateng – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni Semarang mulai memanaskan mesin persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini menjadi angin segar bagi para perantau yang mengandalkan moda transportasi jalur laut di Pelabuhan Tanjung Emas untuk pulang ke kampung halaman.
Selain menyiagakan armada kapal secara maksimal, Pelni juga meluncurkan program potongan harga tiket kapal Lebaran sebesar 30 persen. Promo ini sangat membantu meringankan beban biaya perjalanan masyarakat di tengah tingginya berbagai kebutuhan menjelang hari raya.
Kepala PT Pelni Cabang Semarang, Yuniati Fatimah, membenarkan adanya program strategis tersebut. Diskon ini berlaku untuk berbagai rute pelayaran di seluruh perairan Indonesia.
“Diskon 30 persen ini berlangsung dari 11 Maret sampai 5 April. Penjualannya sudah dimulai sejak 11 Februari lalu dan kuota secara nasional sekitar 440 ribu tiket untuk semua rute,” jelasnya saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Emas, Rabu (11/3/2026).
Tren Arus Balik dan Rute Favorit
Yuniati menuturkan bahwa tren pembelian tiket di wilayah kerjanya saat ini sudah menunjukkan lonjakan. Menariknya, peningkatan signifikan justru mulai terlihat pada pemesanan tiket untuk masa arus balik pascalebaran.
“Penjualan yang cukup meningkat itu untuk arus balik. Untuk keberangkatan tanggal 28 misalnya sudah sekitar 500 tiket terjual. Rute yang paling favorit dari Semarang itu Kumai, kemudian Sampit,” katanya.
Sementara itu, pergerakan penumpang di pelabuhan pada pekan kedua bulan puasa ini juga sudah mulai terasa denyutnya.
“Untuk hari ini ada KM Lawit dengan tujuan Kumai dengan jumlah penumpang yang diberangkatkan 141 orang. Sedangkan kemarin jumlah penumpang yang turun di Semarang sekitar 1.200 penumpang,” ujarnya.
Siagakan Lima Armada Andalan
Demi menjaga kelancaran dan kenyamanan pemudik, Pelni Cabang Semarang telah menyiagakan lima armada kapal andalan mereka. Kelima armada tangguh tersebut meliputi KM Lawit, KM Awu, KM Leuser, KM Bukit Raya, serta KM Kelimutu.
Masing-masing kapal tersebut memiliki daya tampung yang mumpuni, yakni rata-rata sekitar 1.000 hingga 1.400 penumpang setelah adanya penyesuaian kapasitas dari regulasi pemerintah.
Di akhir keterangannya, Yuniati memberikan imbauan tegas kepada calon pemudik agar menghindari rayuan calo. Masyarakat kini bisa membeli tiket dengan sangat mudah dan aman melalui aplikasi Pelni Mobile, situs resmi, hingga jaringan ritel modern. (hfh/gih/rds)










