KENDAL, Joglo Jateng – Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari memastikan ketersediaan stok hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dalam kondisi aman dan mencukupi. Peninjauan langsung ke tingkat peternak dilakukan guna menjamin masyarakat mendapatkan hewan ternak yang sehat dan memenuhi kriteria syariat.
Langkah proaktif ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan hewan ternak yang biasanya terjadi mendekati hari besar keagamaan di wilayah Kendal. Bupati meninjau langsung peternakan kambing dan domba Bumi Ijo di Desa Truko, Kecamatan Kangkung, Selasa (7/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, untuk memantau fisik dan administrasi peternakan.
Urgensi Sertifikasi NKV untuk Keamanan Pangan
Bupati menegaskan bahwa pengawasan kesehatan hewan dilakukan secara rutin untuk memastikan hewan kurban memenuhi standar kesehatan. Salah satu fokus utama adalah kepemilikan Nomor Kontrol Veteriner (NKV) bagi para pelaku usaha peternakan.
“NKV menjadi bukti bahwa unit usaha telah memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi sehingga keamanan produk hewan seperti daging, susu, telur, dan olahannya dapat terjamin,” jelasnya.
Senada, Kepala DPP Kendal Pandu Rapriat Rogojati menambahkan, sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 11 Tahun 2020, setiap unit usaha produk hewan wajib memiliki sertifikat tersebut. Standar ini diharapkan membuat seluruh peternak di Kendal mampu menjaga kualitas hasil ternak sebelum sampai ke tangan konsumen.
Harga dan Ketersediaan di Peternakan Lokal
Sementara itu, pihak pengelola peternakan Bumi Ijo, Imanuddin, mengungkapkan bahwa saat ini stok kambing dan domba di kandangnya tersedia sekitar 80 ekor. Pihaknya menargetkan jumlah tersebut meningkat hingga 150 ekor saat mendekati hari H Iduladha 1447 Hijriah.
Terkait harga, Imanuddin membeberkan bahwa untuk jenis kambing dan domba biasa dibanderol pada kisaran Rp 3 juta hingga Rp 3,5 juta per ekor untuk usia 1,5 hingga 2 tahun.
“Kalau yang special edition bisa mencapai Rp 5 juta ke atas,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa seluruh ternak di kandangnya dalam kondisi sehat dan aman dari ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Selain melayani hewan kurban, peternakan ini juga menyediakan inovasi berupa susu kambing murni siap konsumsi dengan beragam varian rasa. (ags/gih/rds)










