Kendal  

Kemenag Kendal Tanam 4.000 Pohon Lewat Program ASTA Protas

PENGHIJAUAN: Kemenag Kendal menanam ribuan bibit kopi Arabika di lereng Gunung Prau wilayah Desa Genting Gunung, Kecamatan Sukorejo, Kamis (18/6/2026). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kendal melaksanakan penanaman 4.000 pohon di tiga lokasi berbeda. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari implementasi Program ASTA Protas (Agroforestry dan Tanaman Produktif).

Kegiatan yang berlangsung serentak pada Kamis (18/6/2026) tersebut menyasar wilayah pegunungan hingga kawasan pesisir. Jenis tanaman yang ditanam disesuaikan dengan potensi masing-masing daerah.

Salah satu lokasi penanaman berada di Desa Genting Gunung, Kecamatan Sukorejo. Di kawasan dataran tinggi tersebut, Kemenag Kendal menanam sebanyak 2.175 bibit kopi Arabika dan 50 bibit alpukat Pluwang.

Jumlah tersebut menjadi alokasi bibit terbesar dalam program penghijauan yang dilaksanakan tahun ini.

Kegiatan penanaman melibatkan jajaran Kemenag Kendal dan kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Kendal. Selain itu, turut serta guru Pendidikan Agama Islam (PAI), guru madrasah negeri dan swasta, pengawas pendidikan, serta siswa madrasah di sekitar lokasi kegiatan.

Desa Genting Gunung dipilih karena memiliki kondisi geografis yang mendukung pengembangan tanaman perkebunan, khususnya kopi Arabika.

Selain memiliki nilai ekonomi, tanaman kopi juga dinilai mampu membantu menjaga ketersediaan air tanah melalui sistem perakarannya yang kuat.

Kepala Kantor Kemenag Kendal, Taufiqur Rahman mengatakan bahwa program ASTA Protas tidak hanya berorientasi pada penghijauan. Program ini juga diarahkan untuk membangun ekosistem yang produktif bagi masyarakat.

“ASTA Protas bukan sekadar menanam pohon, tetapi membangun ekosistem yang produktif. Pohon-pohon hortikultura seperti durian, alpukat, dan kopi akan meningkatkan pendapatan masyarakat, sementara bakau menjaga keseimbangan alam,” katanya.