Pati  

Libur Lebaran, Obyek Wisata di Pati Sepi Pengunjung

Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pati
PANTAU: Tim pemantau dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pati saat melakukan kunjungan ke obyek wisata religi di Makam Syeikh Raden Ronggokusumo, belum lama ini. (ACHWAN / JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Selama libur lebaran sejumlah ikon wisata di Kabupaten Pati sepi pengunjung. Minat masyarakat berkunjung bersama keluarga terbilang rendah tahun ini.

Diantara wisata unggulan adalah Goa Pancur Kayen, Agrowisata Jolong Gembong, Desa Wisata Jrahi Gunungwungkal hingga Hutan Pinus Gunungsari. Destinasi andalan ini tak dibanjiri pengunjung seperti tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Ari Sylviana menyatakan tak bisa memastikan apa penyebabnya. Namun hampir semua jenis obyek pariwisata mengalami hal serupa. “Bukan cuma wisata hiburan namun yang berbasis religi juga sepi pengunjung selama libur lebaran,” terangnya, Rabu (19/5).

Ia juga membentuk tim pemantau yang bertugas melakukan pengawasan ke seluruh obyek wisata daerah. Tim tersebut melaporkan perihal sepinya wisatawan yang terjadi di seluruh obyek wisata dibawah pembinaannya.

“Berdasarkan pemantauan beberapa obyek wisata ada tapi tak banyak. Hanya berkisar belasan hingga puluhan pengunjung saja. Di Lorodan Semar, Goa Wareh atau Bendungan Terpus juga sama,” jelasnya.

Selain itu timnya juga sempat berkunjung ke obyek wisata religi di Makam Syeikh Ahmad Mutamakkin dan Raden Ronggokusumo. Kondisinya juga tak jauh berbeda. Meskipun pihak pengelola makam telah menyiapkan sarana yang memadai untuk menyambut kedatangan wisatawan.

Sebelumnya, beberapa waktu yang lalu Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafa’at bersama Dandim Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani juga melakukan kunjungan ke Agrowisata Jolong dan Waduk Gunung Rowo. Kegiatan itu dilakukan dengan tujuan melakukan pengawasan secara langsung penerapan protokol kesehatan di dua lokasi wisata tersebut.

“Kami perkirakan akan ada lonjakan pengunjung di lokasi wisata. Namun setelah kita adakan pengecekan di perkebunan Jolong dan Waduk Gunung Rowo ternyata tidak ada lonjakan pengunjung yang signifikan,” terang Kapolres belum lama ini.

AKBP Arie Prasetya Syafa’at juga menyampaikan apresiasinya kepada pengelola dua tempat wisata tersebut yang menerapkan protokol kesehatan yang terbilang tertib. Untuk memastikan semuanya aman, pihaknya juga mengadakan pemeriksaan rapid antigen kepada beberapa orang pengunjung dan hasilnya negatif.

“Apa yang kami lakukan harapannya dapat menekan angka penularan Covid-19 di obyek-obyek vital. Apalagi efek libur hari Raya Idul Fitri sehingga banyak kegiatan silahturahmi dan kegiatan masyarakat lainnya yang membutuhkan mobilitas,” pungkas Kapolres. (cr4/fat)