Pati  

Objek Wisata Terancam Rusak

Hutan Pinus Gunungsari
TUTUP: Spot foto pengunjung di Hutan Pinus Gunungsari yang lama ditutup terancam mengalami pelapukan, belum lama ini. (ACHWAN / JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Sejumlah tempat wisata di Kabupaten Pati terancam mengalami kerusakan fasilitas. Pasalnya, sejak awal pandemi Covid-19 pada 2020 lalu hingga saat ini, objek wisata tidak diperbolehkan untuk beroperasi.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Pati Krisno mengatakan, di wilayahnya saat ini ada 26 objek wisata yang tergabung dalam Pokdarwis. Dalam keadaan pembatasan sosial yang berjalan nyaris 2 tahun ini tak ada satu pun dari mereka yang buka.

Masalahnya sekali pun objek wisata ditutup, tetapi pengelola tetap harus melakukan perawatan fasilitas. Sebab jika tak dirawat objek wisata yang telah dibangun sedemikian rupa terancam mengalami kerusakan. “Ini sudah cukup lama. Kalau kondisinya seperti ini terus, bisa-bisa objek wisata tak mampu buka lagi,” terangnya belum lama ini.

Krisno menyebut pengelola objek wisata menghadapi dilema. Apabila tidak dilakukan perawatan, maka kondisinya akan lebih memprihatinkan. Namun untuk perawatan objek wisata ini juga butuh dana yang tidak sedikit.

“Sedangkan dari pemasukan tidak ada sama sekali. Sehingga terkadang pengelola harus mengeluarkan uang pribadi utuk merawat objek wisata,” jelasnya.

Ia menambahkan aktivitas sektor pariwisata tidak hanya menopang dunia hiburan. Tetapi juga pergerakan ekonomi para pengelola dan pedagang yang ada di kawasan wisata. Kalau objek wisata tidak beroperasi, mereka para pengelola, pedagang juga kehilangan pekerjaan.

Pihaknya berharap agar pemerintah segara memperbolehkan obyek wisata untuk dibuka kembali. Tentunya juga dengan protokol kesehatan ketat. Menurut Krisno hal tersebut bisa diupayakan.

“Kesulitan ini sudah banyak dialami oleh teman-teman. Kalau objek wisatanya dibiarkan saja, nanti malah rusak semua. Namun jika terus menerus dirawat dengan biaya sendiri, kasihan mereka,” tandasnya. (cr4/fat)